Pemerintah: Harga Daging Sapi Tak Lebih dari Rp 100.000 Per Kg

Kompas.com - 25/06/2014, 08:57 WIB
Ilustrasi daging sapi Kompas.com/Robertus BelarminusIlustrasi daging sapi
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi optimistis harga daging sapi menjelang hari raya Idul Fitri tidak akan menembus Rp 100.000 per kilogram. Sebab, pasokan daging sapi yang saat ini tersedia telah cukup.

"Rasanya tidak mungkin. Sulit menembus Rp 100.000 per kilogram karena pasokannya banyak," kata Lutfi di kantornya, Selasa (24/6/2014).

Lutfi mengungkapkan, saat ini harga daging sapi karkas mengalami penurunan mulai dari semula Rp 39.000 per kg menjadi Rp 34.000 per kg. Adapun harga ideal daging sapi di wilayah DKI Jakarta disebutnya mencapai Rp 88.000 per kg.

"Rumusan penghitungannya, harga daging sapi karkas dikali dua dan ditambah Rp 20 ribu. Mestinya Rp 88 ribu per kg," ujar Lutfi.

Harga daging sapi beku untuk wilayah DKI Jakarta mencapai kisaran Rp 75.000 hingga Rp 80.000 per kg. Sementara itu, harga daging sapi potong segar bercokol di Rp 88.000 per kg.

"Harganya tak bisa naik. Tendensinya turun. Kalau ditanya bisa naik, rasanya sulit karena stok banyak," ungkap mantan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) itu.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Menteri Pertanian Rusman Heriawan menengarai, harga daging sapi mendekati Rp 100.000 per kg disebabkan ulah pengusaha penggemukan sapi (feedlotter) yang menahan pasokan.

“Semua feedloter menahan karena ingin memperolah harga yang baik. Mereka tidak akan melepas karena momentumnya Lebaran dan puasa ini,” ujar Rusman.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X