Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Newmont Belum Bisa Ekspor Konsentrat, Pemerintah Ikut Pusing

Kompas.com - 12/09/2014, 20:20 WIB
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com – Hingga pertengahan September 2014 ini, PT Newmont Nusa Tenggara belum juga mengantongi rekomendasi ekspor dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Musababnya, perusahaan kontrak karya tersebut belum mencapai kesepakatan bisnis dengan partner proyek smelter mereka, yakni PT Freeport Indonesia. Akibatnya, potensi nilai ekspor tambang dari Newmont berpotensi tak bisa dihitung.

Menteri Perdagangan Muhamad Lutfi mengatakan, jika Newmont batal ekspor tahun ini, nilai ekspor dalam neraca pedagangan bakal berkurang 1 miliar dollar AS. “Kalau Newmont gagal ekspor, maka kekurangannya dari Newmont saja sekitar satu miliar dollar AS. Saya berharap Newmont segera bisa mendapatkan kesepakatan dengan mitranya,” kata dia ditemui usai East Asia Policy Dialogue: Indonesia in Trade Agreements, di Jakarta, Jumat (12/9/2014).

Tetapi, lanjut Lutfi, semangat pemerintah saat ini tetap, yakni melakukan hilirisasi. Ibarat pergi ke sekolah menuntut ilmu, maka Indonesia butuh berkorban yakni melewati ujian agar naik kelas.

“Kalau kita defisit karena Newmont tidak berhasil ekspor, ya itu memang sudah menjadi risiko. Tapi bagus enggak kebijakannya? Saya bilang fantastis. Karena nilai tambahnya itu luar biasa buat ekonomi Indonesia. Menciptakan lapangan pekerjaan dan meningkatkan kesejahteraan,” jelas dia.

Saat ini pemerintah pasrah dan menunggu kesepakatan yang bakal diambil dua raksasa tambang tersebut. Pada Juli 2014 lalu, neraca perdagangan Indonesia mencetak surplus 123,7 juta dollar AS.

Surplus perdagangan bisa berulang di Agustus 2014, bisa jadi tidak, disebabkan kepastian ekspor Newmont dan turunnya harga crude palm oil (CPO) di pasar dunia. Namun, Lutfi optimistis, neraca perdagangan Agustus 2014 surplus tipis lantaran impor tidak sebesar ekspor diakibatkan musiman.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jokowi Sentil Perbankan Margin Bunga Bersih Tinggi, Bos BRI Sebut NIM-nya Turun 33,2 Persen dari 2008

Jokowi Sentil Perbankan Margin Bunga Bersih Tinggi, Bos BRI Sebut NIM-nya Turun 33,2 Persen dari 2008

Whats New
Ritel Modern Jual Beras Medium Bulog Rp 9.450 Per Kilogram, Bos Bulog: Mereka Enggak Ambil Margin

Ritel Modern Jual Beras Medium Bulog Rp 9.450 Per Kilogram, Bos Bulog: Mereka Enggak Ambil Margin

Whats New
Kementerian PUPR Akan Uji Coba Sistem MLFF di 6 Ruas Tol, Pertama di Bali-Mandara

Kementerian PUPR Akan Uji Coba Sistem MLFF di 6 Ruas Tol, Pertama di Bali-Mandara

Whats New
Siapa Gautam Adani? Orang Kaya Dunia yang Kehilangan Rp 1.600 Triliun dalam Sekejap

Siapa Gautam Adani? Orang Kaya Dunia yang Kehilangan Rp 1.600 Triliun dalam Sekejap

Whats New
Penyaluran Kredit BRI Rp 1.139 Triliun di 2022, 84,74 Persen Kredit UMKM

Penyaluran Kredit BRI Rp 1.139 Triliun di 2022, 84,74 Persen Kredit UMKM

Whats New
PUPR: 16 Ruas Jalan Tol Akan Beroperasi Fungsional pada Lebaran 2023

PUPR: 16 Ruas Jalan Tol Akan Beroperasi Fungsional pada Lebaran 2023

Whats New
Ingin Perbaiki Keuangan di 2023? Ini 4 Hal yang Perlu Dilakukan

Ingin Perbaiki Keuangan di 2023? Ini 4 Hal yang Perlu Dilakukan

BrandzView
Siap-siap, Beras Medium Bulog Bakal Dijual di Alfamart dan Indomaret Pekan Ini

Siap-siap, Beras Medium Bulog Bakal Dijual di Alfamart dan Indomaret Pekan Ini

Whats New
3 Tahapan Evaluasi Kinerja ASN Berdasarkan SE Terbaru Menpan-RB

3 Tahapan Evaluasi Kinerja ASN Berdasarkan SE Terbaru Menpan-RB

Whats New
IHSG Parkir di Zona Merah pada Sesi I Perdagangan

IHSG Parkir di Zona Merah pada Sesi I Perdagangan

Whats New
Beras Bulog Sudah Ada di Hypermart hingga Transmart, Harganya Rp 9.450 Per Kg

Beras Bulog Sudah Ada di Hypermart hingga Transmart, Harganya Rp 9.450 Per Kg

Whats New
UMK atau UMR Kota Pasuruan dan Kabupaten Pasuruan 2023

UMK atau UMR Kota Pasuruan dan Kabupaten Pasuruan 2023

Work Smart
Melonjak 67,15 Persen, Laba Bersih BRI 2022 Capai Rp 51,4 Triliun

Melonjak 67,15 Persen, Laba Bersih BRI 2022 Capai Rp 51,4 Triliun

Whats New
Transisi Energi Dinilai Akan Jadi Langkah Besar BUMN

Transisi Energi Dinilai Akan Jadi Langkah Besar BUMN

Whats New
BEI Kedatangan 4 Emiten Baru Hari Ini, Berikut Profilnya

BEI Kedatangan 4 Emiten Baru Hari Ini, Berikut Profilnya

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+