BPH Migas Dukung Kenaikan Harga BBM Rp 3.000 per Liter

Kompas.com - 16/09/2014, 04:22 WIB
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com – Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), Andi Noorsaman Sommeng mendukung rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.

Ditanya wartawan mengenai usulan kenaikan Rp 3.000 per liter, Andi mengatakan, hal tersebut sangat baik. Sebab, dengan disparitas yang tidak terlalu tinggi antara BBM bersubsidi dan BBM non-subsidi, maka tindak penyalahgunaan bisa ditekan.

“Naik bagus dong. Kita ngeri masalah penyalahgunaan manakala disparitas terlalu tinggi. Rp 3.000 oke, bisa masuk akal. Nanti naik lagi bagus banget, sampai disparitasnya Rp 2.000 per liter,” kata dia ditemui usai rapat kerja denganKomisi VII DPR RI, Jakarta, Senin (15/9/2014).

Di sisi lain, kenaikan harga BBM bersubsidi juga harus dibarengi dengan upaya pengendalian penyalurannya. Sebagaimana diketahui, DPR bersama pemerintah dalam hal ini Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menyepakati volume BBM bersubsidi dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2015 di rentang 46-47 juta kiloliter.

“Sudah disparitas diperkecil tetapi sektor pengguna lebih di segmentasikan. Untuk nelayan, UKM, transportasi publik, pelayaran rakyat perkebunan rakyat,” papar Andi soal segmen-segmen yang harus tetap dapat BBM bersubsidi.

Sebelumnya, dalam rapat kerja dengan Komisi VII DPR RI, Andi menjelaskan, menurut perhitungan BPH Migas, dengan pertumbuhan kendaraan 8-10 persen setiap tahun, maka konsumsi BBM bersubsidi bisa mencapai 49 juta kiloliter pada 2015.

Sementara itu, Plt. Kepala Badan Kebijakan Fiskal, Andin Hadiyanto ditemui usai rapat Badan Anggaran di DPR, Senin sore mengatakan, dengan pertumbuhan ekonomi 5-6 persen, maka pertumbuhan konsumsi BBM bersubsidi tiap tahun sebesar 5 persen. Artinya, dengan kuota BBM bersubsidi 46 juta kiloliter pada 2014, maka diperkirakan tahun depan kebutuhan BBM bersubsidi mencapai lebih dari 48 juta kiloliter.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.