Kompas.com - 24/09/2014, 12:07 WIB
EditorErlangga Djumena


KOMPAS.com -
Lima tahun lalu, Chrysant Candra Puspa tak pernah membayangkan hidup dari eceng gondok seperti sekarang ini. Awalnya perempuan ini bekerja sebagai karyawan di salah satu perusahaan swasta di Surabaya. 

Namun di tahun 2009, Chrysant iseng-iseng mengikuti pelatihan membuat kerajinan berbahan eceng gondok di Gunung Anyar bersama beberapa kelompok Tani. Beberapa kali mengikuti pelatihan, ia pun mencoba mempraktikan sendiri di rumah. 

Setahun kemudian, perempuan muda asal Surabaya ini mulai berani menjual produk-produk kerajinan eceng gondok hasil kreasinya sendiri. Berbagai macam produk seperti vas bunga, tempat sampah, tas, hingga kotak antaran dari eceng gondok dibuatnya dengan tangan sendiri. 

Tak hanya mengikuti pelatihan sekali, ia juga memanfaatkan pelatihan dan ajang pemasaran yang sering diadakan oleh pemerintah, maupun perusahaan swasta seperti PKK Sampoerna. 

Produk kerajinan eceng gondoknya pun semakin dikenal oleh masyarakat. Tak sedikit yang juga memesan secara khusus. Bahkan sesekali ada turis Jepang yang datang untuk membeli kerajinan dekorasi rumah di kediaman sekaligus tempat produksinya "Dana Dina",  di Rungkut Manunggal, Surabaya.

Kini omzetnya dalam sebulan bisa mencapai Rp 25 juta per bulan. Lebih besar dari gaji yang ia peroleh saat menjadi pekerja kantoran. Bahkan ia juga memberdayakan sebanyak tujuh ibu rumah tangga untuk membantunya memproduksi kerajinan eceng gondok. 

Pahlawan Ekonomi lainnya adalah Nur Fadilah, produsen aneka camilan, seperti kacang mente, jagung. kacang, kerupuk, keripik, dan olahan laut. Sudah sekitar 30 tahun, ia merintis usahanya dengan mengolah pangan dan camilan dengan merek "Syafrida". 

Saat ini, produk camilannya tak hanya didistribusikan di Surabaya. Namun, sudah masuk ke supermarket besar seperti HERO di seluruh Indonesia. Nur Fadilah mampu meraup omset mencapai Rp 500 juta setiap bulannya. Selain memiliki omzet yang tinggi, perempuan berusia setengah baya ini juga telah mempekerjakan 26 orang dalam membangun bisnis camilannya. 

Chrysant dan Nur Fadilah merupakan beberapa contoh  pahlawan-pahlawan ekonomi yang diusung di kotanya, Surabaya. Menurut Walikota Surabaya Tri Rismaharini, menumbuhkan pahlawan ekonomi merupakan salah satu cara pemerintah kota (pemkot) untuk menuntaskan kemiskinan struktural di Surabaya.  

"Apabila dalam satu keluarga, sang laki-laki atau kepala keluarga telah mencari nafkah, tapi masih miskin. Maka, mesin kedua harus digerakkan, yakni ibu-ibunya," ujar Risma saat pembukaan acara PKK Sampoerna Expo di Tunjungan Plaza, Surabaya, 20 Agustus lalu.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Sumber
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kemenkop UKM: Jangan Sampai Transaksi Digital Kita Hanya Jadi Pasar Saja...

Kemenkop UKM: Jangan Sampai Transaksi Digital Kita Hanya Jadi Pasar Saja...

Whats New
Lelang 6 Sukuk Negara, Pemerintah Tarik Utang Rp 7,8 Triliun

Lelang 6 Sukuk Negara, Pemerintah Tarik Utang Rp 7,8 Triliun

Whats New
KCI Kembangkan Sistem CCTV yang Bisa Deteksi Pelaku Pelecehan Seksual dan Copet

KCI Kembangkan Sistem CCTV yang Bisa Deteksi Pelaku Pelecehan Seksual dan Copet

Whats New
Hanya Tunjukan QR Code, Pembeli Pertalite dan Solar Tidak Wajib Pakai Aplikasi MyPertamina di SPBU

Hanya Tunjukan QR Code, Pembeli Pertalite dan Solar Tidak Wajib Pakai Aplikasi MyPertamina di SPBU

Spend Smart
Allianz Life Indonesia Kumpulkan Premi Bruto Rp 19 Triliun Sepanjang 2021

Allianz Life Indonesia Kumpulkan Premi Bruto Rp 19 Triliun Sepanjang 2021

Whats New
Mapan Umumkan Pendanaan Seri-A 15 Juta Dollar AS

Mapan Umumkan Pendanaan Seri-A 15 Juta Dollar AS

Rilis
Rupiah dan IHSG Berakhir Merah Sore Ini

Rupiah dan IHSG Berakhir Merah Sore Ini

Whats New
Laba Bersih BEI Tumbuh 80,8 Persen jadi Rp 881,41 Miliar di 2021

Laba Bersih BEI Tumbuh 80,8 Persen jadi Rp 881,41 Miliar di 2021

Whats New
Pemerintah Akan Buka Rekrutmen 1,08 Juta PPPK Guru dan Tenaga Kesehatan Tahun Ini

Pemerintah Akan Buka Rekrutmen 1,08 Juta PPPK Guru dan Tenaga Kesehatan Tahun Ini

Whats New
Beri Inspirasi Peserta BincangShopee 7.7 Mega Elektronik, MGDalenaf Ceritakan Awal Perjalanan Jadi Konten Kreator

Beri Inspirasi Peserta BincangShopee 7.7 Mega Elektronik, MGDalenaf Ceritakan Awal Perjalanan Jadi Konten Kreator

Work Smart
3 Alasan Lion Air Minta Tarif Batas Atas Tiket Pesawat Dinaikkan

3 Alasan Lion Air Minta Tarif Batas Atas Tiket Pesawat Dinaikkan

Whats New
Membangun Bisnis dari Potensi Alam Indonesia

Membangun Bisnis dari Potensi Alam Indonesia

Earn Smart
Cari Link Daftar Beli Pertalite? Klik subsiditepat.mypertamina.id

Cari Link Daftar Beli Pertalite? Klik subsiditepat.mypertamina.id

Spend Smart
Mewaspadai Volatilitas Aliran Modal Asing

Mewaspadai Volatilitas Aliran Modal Asing

Whats New
Ini Cara Mengajukan KPR untuk Pekerja Infomal yang Tak Miliki Slip Gaji

Ini Cara Mengajukan KPR untuk Pekerja Infomal yang Tak Miliki Slip Gaji

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.