100.000 Lebih Agen Asuransi Tak Berlisensi

Kompas.com - 13/10/2014, 10:54 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, ada lebih dari 100.000 tenaga pemasar atau agen asuransi jiwa dan asuransi umum yang belum mengantongi sertifikasi profesi. Tepatnya, 106.463 agen. Itu berarti, 24 persen dari total agen asuransi jiwa dan umum yang jumlahnya mencapai 435.605 agen.

Deputi Komisioner Pengawas Industri Keuangan Non Bank OJK Dumoly F Pardede mengungkapkan, sebagai antisipasi pelaksanaan Undang-undang Perasuransian yang masih dalam rancangan saat ini, serta untuk meningkatkan perlindungan konsumen, pihaknya tengah menyusun basis data agen asuransi individual.

Dari data yang telah masuk, terdapat 267 perusahaan agen. Sebanyak 200 perusahaan telah bersertifikat dan sisanya belum. Dari jumlah tersebut, agen bersertifikat mencapai 329.142 orang, sedangkan agen yang belum mengantongi lisensi sebanyak 106.463 orang. Itu berarti, cuma 76 persen agen yang memiliki lisensi.

“Terkait masih banyaknya agen yang belum bersertifikat, kami telah berkoordinasi dengan asosiasi terkait untuk mempercepat proses sertifikasi dengan peningkatan frekuensi ujian sertifikasi keagenan, termasuk penyelenggaraan ujian di daerah,” ujarnya, kemarin.

Selain itu, sambung Dumoly, pihaknya juga meminta asosiasi dan pelaku industri untuk menekan biaya sertifikasi keagenan agar lebih terjangkau, termasuk distribusi bahan ujian sertifikasi keagenan secara online. (Christine Novita Nababan)



Sumber
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X