Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Para Anggota Kabinet Ini Serius "Blusukan" atau Pencitraan?

Kompas.com - 02/11/2014, 07:58 WIB
Estu Suryowati

Penulis


JAKARTA, KOMPAS.com
– Selain Ignasius Jonan, Rini Soemarno, dan Susi Pudjiastuti, para menteri bidang ekonomi lainnya juga tak mau ketinggalan, ikut “lomba lari”. Sejumlah menteri bahkan mencontek gaya Presiden Joko Widodo, untuk mengenali permasalahan. Serius blusukan atau hanya pencitraan?

Sebut saja Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah itu “blusukan” ke Pasar Kuliner Pujasera Blok S, Jakarta Selatan, Sabtu (1/11/2014) dini hari.

Belum jelas apa permasalahan yang ia temukan di situ. Yang pasti, Puspayoga menyempatkan diri makan bareng warga, dengan menu sate ayam, bakso, dan semangkuk es buah.

“Kita harus perjuangkan apa yang menjadi kebutuhan mereka. Agar kita tahu apa (yang harus diperjuangkan), maka kita harus selalu berada di dekat mereka,” kata Puspayoga. (Baca: Blusukan ke Pasar Blok S, Puspayoga Kaget Dengar Pengakuan Pedagang)

Sebelumnya, Puspayoga menemani Menteri Perdagangan Rachmat Gobel, serta Menteri Pertanian Amran Sulaiman “blusukan” ke Pasar Induk Kramatjati, Jakarta Timur.

Lantas, selain rombongan yang bersin-bersin akibat aroma yang menyengat, adakah yang didapat dari kunjungan tiga menteri itu?

“Saya pantau harga stabil. Kalau ada (harga) yang naik itu membuat petani bergerak cepat menanam kembali,” kata Amran. Sayangnya, Amran tak menjelaskan jeda antara menanam dengan kapan waktu memanen.

Menurut dia, blusukan tiga menteri itu menunjukkan tidak adanya egosektoral. (Baca: Mentan: 3 Menteri Blusukan Dini Hari Bukti Tidak Ada Ego Sektoral)

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Dana 'Stunting' Dipakai untuk Perbaiki Pagar, Anggaran Revolusi Mental Dibelikan Motor Trail

Dana "Stunting" Dipakai untuk Perbaiki Pagar, Anggaran Revolusi Mental Dibelikan Motor Trail

Whats New
Pasar Otomotif Lesu, Perusahaan Pembiayaan Beralih ke Mobil Bekas dan Dana Tunai

Pasar Otomotif Lesu, Perusahaan Pembiayaan Beralih ke Mobil Bekas dan Dana Tunai

Whats New
Pengangkatan Komisaris BUMN: Antara Transparansi dan Kontroversi

Pengangkatan Komisaris BUMN: Antara Transparansi dan Kontroversi

Whats New
Pagu Indikatif Kemenparekraf Rp 1,7 Triliun, Sandiaga Uno Minta Tambah Rp 3 Triliun

Pagu Indikatif Kemenparekraf Rp 1,7 Triliun, Sandiaga Uno Minta Tambah Rp 3 Triliun

Whats New
Bantu UMKM Naik Kelas, Bank Mandiri Hadirkan Mandiri Digipreneur Hub 

Bantu UMKM Naik Kelas, Bank Mandiri Hadirkan Mandiri Digipreneur Hub 

Whats New
Nilai Tukar Rupiah Dekati Rp 16.300 per Dollar AS, Ini Penjelasan Bi

Nilai Tukar Rupiah Dekati Rp 16.300 per Dollar AS, Ini Penjelasan Bi

Whats New
'Startup' Chickin Siap Dukung Ketahanan Pangan Indonesia

"Startup" Chickin Siap Dukung Ketahanan Pangan Indonesia

Whats New
Politisi Gerindra Siti Nurizka Jadi Komut Pusri, Dirut Pupuk Indonesia: Itu Pasti yang Terbaik

Politisi Gerindra Siti Nurizka Jadi Komut Pusri, Dirut Pupuk Indonesia: Itu Pasti yang Terbaik

Whats New
4 Tips Atur Keuangan untuk Beli Hewan Kurban

4 Tips Atur Keuangan untuk Beli Hewan Kurban

Spend Smart
Permintaan Naik, Industri Gas RI Diprediksi Bakal Makin Bergantung pada LNG

Permintaan Naik, Industri Gas RI Diprediksi Bakal Makin Bergantung pada LNG

Whats New
Alih-alih Bangun LRT Bali Senilai Rp 14,19 Triliun, Pengamat Sarankan Ini untuk Atasi Kemacetan di Bali

Alih-alih Bangun LRT Bali Senilai Rp 14,19 Triliun, Pengamat Sarankan Ini untuk Atasi Kemacetan di Bali

Whats New
Rehabilitasi DAS Area Tambang: Tambah Luasan Hijau dan Ekonomi Sirkular Bernilai Miliaran

Rehabilitasi DAS Area Tambang: Tambah Luasan Hijau dan Ekonomi Sirkular Bernilai Miliaran

Whats New
Kisah Sukses Bisnis Elizabeth Bertahan Lebih dari 60 Tahun, Awalnya Bermodal Rp 10.000

Kisah Sukses Bisnis Elizabeth Bertahan Lebih dari 60 Tahun, Awalnya Bermodal Rp 10.000

Smartpreneur
Masih Belum Terima Gaji ke-13? Ini Data Teranyar Penyalurannya

Masih Belum Terima Gaji ke-13? Ini Data Teranyar Penyalurannya

Whats New
OJK: Kredit Kendaraan Listrik Tembus Rp 4,39 Triliun per April 2024

OJK: Kredit Kendaraan Listrik Tembus Rp 4,39 Triliun per April 2024

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com