Atasi Pelemahan Rupiah, Pemerintah Siapkan Kebijakan

Kompas.com - 12/03/2015, 15:11 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Mengatasi pelemahan rupiah, Presiden Jokowi mengatakan akan mengeluarkan kebijakan baru untuk menstimuli perekonomi Indonesia.

"Bank Indonesia sudah menjaga volatilitas agar terjaga dengan baik. Oleh sebab itu ini harus ada kebijakan-kebijakan untuk mendorong ekonomi riil-nya," jelas Jokowi di Jakarta, Kamis (12/3/2015).

Sebagai informasi, hari ini, seperti dikutip dari data Bloomberg, mata uang Garuda dibuka menguat ke posisi Rp 13.174 per dollar AS, atau naik 18 poin dari penutupan kemarin pada 13.192. Jokowi mengatakan tingkat kewaspadaan akan tetap dijaga dengan memperhatikan pergerakan keuangan global.

"Kita perlu waspada tetapi sekali lagi kalai BI-nya tenang-tenang, kita juga akan tenang-tenang. Tentu tetap melihat keuangan global pergerakannya seperti apa," kata Jokowi.

Dalam acara serupa, Dirut PT Bank Mandiri, Budi G Sadikin mengatakan kondisi pelemahan ini menyenangkan sejumlah pihak, khususnya industri yang kuat melakukan impor.

"Semua sektor impor sebetulnya senang dengan pelemahan rupiah. Seperti industri kelapa sawit (CPO). Ada juga perusahaan yang non-ekspor tapi penghasilan dollar itu juga senang," jelas Budi.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X