Pangsa Pasar Pelumas di Asia Tenggara Capai 3 Miliar Liter pada 2019

Kompas.com - 26/03/2015, 19:50 WIB
Ilustrasi pelumas Pertamina KOMPAS/PRIYOMBODOIlustrasi pelumas Pertamina
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Perusahaan konsultan Perusahaan konsultan Ipsos Business Consulting memproyeksikan pasar di kawasan Asia Tenggara akan mencapai 3 miliar liter pada tahun 2019.

Lembaga tersebut memprediksi salah satu penopang pertumbuhan pasar pelumas adalah penjualan mobil baru di tiga pasar otomotif terbesar di ASEAN, yaitu Indonesia, Thailand dan Malaysia.

"Perdagangan intraregional akan menikmati perjanjian bebas bea cukai, yang akan mendorong perdagangan lintas batas di ASEAN secara signifikan," ujar Sanpichit Songpaisan, Country Manager Ipsos Consulting Thailand dalam keterangan resminya, Kamis (26/3/2015).

Sementara itu, Country Manager Country Manager Ipsos Consulting Indonesia Domy Halim menuturkan Indonesia saat ini memiliki salah satu rasio kepemilikan kendaraan yang terendah di ASEAN dengan hanya sekitar 8 persen dari populasi kendaraan pribadi, jauh di bawah negara-negara tetangga seperti Thailand dengan 17 persen atau Malaysia dengan 33 persen.

Namun, perkiraan lonjakan populasi kelas menengah di Indonesia dari 74 juta penduduk pada tahun 2013 menjadi lebih dari140 juta pada tahun 2020 diperkirakan akan menjadi pendorong yang kuat untuk memiliki kendaraan pribadi.

“Sepeda motor adalah mode transportasi utama bagi masyarakat Indonesia dengan perkiraan rasio populasi 8 orang per 1 kendaraan pada tahun 2014,” ujarnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X