Kompas.com - 10/04/2015, 09:00 WIB
EditorBambang Priyo Jatmiko

Pergerakan harga juga bisa diakibatkan oleh sentimen dari pasar terhadap sesuatu, misalnya akibat sebuah berita buruk terhadap perusahaan, bahwa direksi dari perusahaan terjerat masalah pajak maupun hukum. Hal ini tentunya akan menyebabkan perusahaan itu kehilangan kepercayaan, hingga sahamnya pun ikut terpukul.

Bila dalam keseharian itu kita ingin mengambil peluang, maka kita membutuhkan analisis harga dan jumlah transaksi perdagangan (volume), yang lebih dikenal dengan analisis teknikal.
Analisis teknikal ini ada beragam caranya, dan dapat digunakan untuk mendapati titik di mana Anda bisa membeli sebuah saham dengan harga tergolong murah, yang bisa dijual dalam beberapa waktu ke depan untuk mendapatkan keuntungan.

Saya sendiri menggunakan analisis pergerakan harga klasik seperti yang dilakukan pada zaman kaisar Jepang dalam menentukan harga beras. Hal itu saya tuliskan dalam buku pertama saya berjudul Investasi Saham ala Swing Trader Dunia.

Namun ada sebuah hal yang harus dipastikan dalam Anda berdagang (trading). Pastikan bahwa saat Anda membeli, selalu ada yang siap untuk menerima hasil jualan Anda. Karena tidak sedikit saham yang bisa Anda beli, tapi ketika Anda jual lagi, Anda akan kesulitan akibat pembelinya sedikit atau bahkan TIDAK ADA PEMBELI SAMA SEKALI.

Hal itu dalam bahasa ekonomi dikenal dengan likuiditas pasar. Saya pribadi bila ditanyakan perihal saham dengan kategori likuiditas, maka saya mengacu kepada sebuah indeks yang mendaftarkan 45 saham teraktif yang diperdagangkan di bursa selama 6 bulan terakhir: Indeks LQ45.

Bila Anda menjadi lebih fokus lagi, maka seperti saya, Anda akan menggunakan saham-saham yang sudah berada di indeks LQ45 selama setidaknya 10 tahun, untuk benar-benar mendapati saham yang likuid bukan hanya dalam rentang waktu pendek, namun dalam rentang waktu panjang.

Memang sangat sulit memilih saham yang menguntungkan dalam jangka waktu panjang. Tentunya, lebih mudah menganalisis dan memprediksikan perusahaan-perusahaan yang memiliki trend keuntungan dengan jangka waktu yang relatif pendek.

Salam investasi untuk Indonesia!

ryan filbert Ryan Filbert

Ryan Filbert
merupakan praktisi dan inspirator investasi Indonesia. Ryan memulai petualangan dalam investasi dan keuangan semenjak usia 18 tahun. Aneka instrumen dan produk investasi dijalani dan dipraktikkan, mulai dari deposito, obligasi, reksadana, saham, options, ETF, CFD, forex, bisnis, hingga properti. Semenjak 2012, Ryan mulai menuliskan perjalanan dan pengetahuan praktisnya. Buku-buku yang telah ditulis antara lain: Investasi Saham ala Swing Trader Dunia, Menjadi Kaya dan Terencana dengan Reksa Dana, Negative Investment: Kiat Menghindari Kejahatan dalam Dunia Investasi, dan Hidden Profit from The Stock Market. Ryan juga baru saja menerbitkan dua seri buku baru yang berjudul Bandarmology dan investasi pada properti Rich Investor from Growing Investment. Setiap bulannya, Ryan Filbert sering mengadakan seminar dan kelas edukasi di berbagai kota di Indonesia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hanya Tunjukan QR Code, Pembeli Pertalite dan Solar Tidak Wajib Pakai Aplikasi MyPertamina di SPBU

Hanya Tunjukan QR Code, Pembeli Pertalite dan Solar Tidak Wajib Pakai Aplikasi MyPertamina di SPBU

Spend Smart
Allianz Life Indonesia Kumpulkan Premi Bruto Rp 19 Triliun Sepanjang 2021

Allianz Life Indonesia Kumpulkan Premi Bruto Rp 19 Triliun Sepanjang 2021

Whats New
Mapan Umumkan Pendanaan Seri-A 15 Juta Dollar AS

Mapan Umumkan Pendanaan Seri-A 15 Juta Dollar AS

Rilis
Rupiah dan IHSG Berakhir Merah Sore Ini

Rupiah dan IHSG Berakhir Merah Sore Ini

Whats New
Laba Bersih BEI Tumbuh 80,8 Persen jadi Rp 881,41 Miliar di 2021

Laba Bersih BEI Tumbuh 80,8 Persen jadi Rp 881,41 Miliar di 2021

Whats New
Pemerintah Akan Buka Rekrutmen 1,08 Juta PPPK Guru dan Tenaga Kesehatan Tahun Ini

Pemerintah Akan Buka Rekrutmen 1,08 Juta PPPK Guru dan Tenaga Kesehatan Tahun Ini

Whats New
Beri Inspirasi Peserta BincangShopee 7.7 Mega Elektronik, MGDalenaf Ceritakan Awal Perjalanan Jadi Konten Kreator

Beri Inspirasi Peserta BincangShopee 7.7 Mega Elektronik, MGDalenaf Ceritakan Awal Perjalanan Jadi Konten Kreator

Work Smart
3 Alasan Lion Air Minta Tarif Batas Atas Tiket Pesawat Dinaikkan

3 Alasan Lion Air Minta Tarif Batas Atas Tiket Pesawat Dinaikkan

Whats New
Membangun Bisnis dari Potensi Alam Indonesia

Membangun Bisnis dari Potensi Alam Indonesia

Earn Smart
Cari Link Daftar Beli Pertalite? Klik subsiditepat.mypertamina.id

Cari Link Daftar Beli Pertalite? Klik subsiditepat.mypertamina.id

Spend Smart
Mewaspadai Volatilitas Aliran Modal Asing

Mewaspadai Volatilitas Aliran Modal Asing

Whats New
Ini Cara Mengajukan KPR untuk Pekerja Infomal yang Tak Miliki Slip Gaji

Ini Cara Mengajukan KPR untuk Pekerja Infomal yang Tak Miliki Slip Gaji

Whats New
Jutaan Hektar Hutan RI Habis Dibabat secara Ilegal untuk Sawit

Jutaan Hektar Hutan RI Habis Dibabat secara Ilegal untuk Sawit

Whats New
Bukalapak Targetkan Pertumbuhan Pendapatan Rp 3 Triliun pada 2022

Bukalapak Targetkan Pertumbuhan Pendapatan Rp 3 Triliun pada 2022

Whats New
China Longgarkan Kebijakan Zero Covid-19, Disneyland Shanghai Kembali Beroperasi Mulai Besok

China Longgarkan Kebijakan Zero Covid-19, Disneyland Shanghai Kembali Beroperasi Mulai Besok

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.