Kementan Kendalikan Serangan OPT, Banjir dan Kekeringan pada Tanaman Padi

Kompas.com - 22/05/2015, 10:20 WIB
Mentan Amran Sulaiman bersama Kepala Dinas Pertanian Bali dan Pejabat Babinsa menyusuri sawah untuk melihat padi di Subak Cemagilet, Banjar Pengayehan, Desa Cemagi, Mengwi, Badung, Bali (7/2/15) DOKUMEN KEMENTANMentan Amran Sulaiman bersama Kepala Dinas Pertanian Bali dan Pejabat Babinsa menyusuri sawah untuk melihat padi di Subak Cemagilet, Banjar Pengayehan, Desa Cemagi, Mengwi, Badung, Bali (7/2/15)
Penulis Latief
|
EditorLatief

"Sedangkan puso karena OPT seluas 337 ha (0,004 persen dari luas tanam 8.043.639 ha) yang luas puso terbesarnya terjadi pada Desember terutama di Provinsi Jawa Tengah, Sumatera Barat dan Banten," paparnya.

Untuk informasi, selama Januari hingga April 2015, luas areal padi yang mengalami puso karena serangan OPT, banjir dan kekeringan mencapai 13.677 ha (0,27 persen dari luas tanam 4.991.038 hektar). Luas puso terbesar pada periode tersebut disebabkan karena banjir seluas 13.518 ha (0,27 persen dari luas tanam 4.991.038 ha).

"Luas puso terbesarnya terjadi pada Februari terutama di Provinsi Banten, Jawa Timur, dan Lampung," kata Pending.

Sementara itu, puso yang disebabkan karena OPT seluas 86 ha (0,002 persen dari luas tanam 4.991.038 ha). Puso terbesarnya terjadi pada Februari terutama di Provinsi Gorontalo, Jawa Timur, dan Sulawesi Utara.

“Terakhir itu puso disebabkan karena kekeringan seluas 73 hektare atau 0,0001 persen dari luas tanam 3.593.107 hektar, Luas puso terbesarnya pada bulan Maret terutama terjadi di Provinsi Aceh dan Sumatera Utara," jelas Pending.

Sebagai data pembanding, lanjut dia, luas areal padi terkena puso karena OPT, banjir dan kekeringan tahun 2014 pada periode Januari-Desember seluas 178.892 hektar dari luas tanamnya 13.569.481 hektar. Adapun luas puso terbesar pada periode tersebut disebabkan karena banjir seluas 141.045 hektar.

"Luas puso terbesarnya terjadi pada bulan Januari terutama di Provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah dan Aceh," papar Pending.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Puso yang disebabkan karena kekeringan seluas 35.423 ha, dimana luas puso terbesarnya terjadi pada bulan September terutama di Provinsi Kalimantan Barat, Aceh dan Jawa Tengah. Selanjutnya, puso karena OPT yakni seluas 2.424 ha, dimana luas puso terbesarnya terjadi pada bulan Juli terutama di Provinsi Jawa Tengah, Sumatera Selatan dan Banten.

Halaman:


25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X