Kompas.com - 26/10/2015, 16:14 WIB
Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia akan memastikan keamanan TKI, Siti Inayatus Solekah, yang mengunggah video kekerasan majikan di media sosial beberapa hari belakangan ini. Dok BNP2TKIBadan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia akan memastikan keamanan TKI, Siti Inayatus Solekah, yang mengunggah video kekerasan majikan di media sosial beberapa hari belakangan ini.
EditorLatief
JAKARTA, KOMPAS.com — Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) akan memastikan keamanan TKI, Siti Inayatus Solekah, yang mengunggah video kekerasan majikan di media sosial beberapa hari belakangan ini.

Lisna Yoeliani Poeloengan, Deputi Perlindungan BNP2TKI, memberi penjelasan terkait kejadian itu sesuai laporan Dwi Anto, pejabat BNP2TKI yang ditempatkan di KDEI Taiwan. Saat ini Siti ada di selter LSM Serve the People Association (SPA) di Touyuan, Taiwan.

Pada 19 Oktober 2015 lalu, LSM SPA melihat video kekerasan yang dilakukan oleh majikan terhadap TKI Siti yang tersebar melalui media sosial. LSM tersebut lalu menghubungi kepolisian daerah Taichung untuk segera mengambil tindakan. Selanjutnya, pihak kepolisian bersama LSM SPA menuju lokasi, dan mengeluarkan Siti dari rumah majikannya untuk ditampung di LSM SPA.

KDEI Taipei pada 22 Oktober 2015 lalu mengunjungi kantor LSM SPA untuk melihat kondisi Siti. Saat itu, Siti menjelaskan bahwa tindak kekerasan yang dilakukan majikannya bukan hanya sekali, melainkan telah beberapa kali sejak mulai bekerja pada Juli 2015.

Siti mengaku, majikannya sering melakukan tindak kekerasan terhadap dirinya sebanyak 3-4 kali dalam satu minggu. Si majikan sering menampar dan mencubit wajahnya, bahkan hingga melempar kursi kayu ke kakinya.

"Sampai saat ini, belum ada permintaan dari Siti untuk kembali ke Indonesia. Pada pemberitaan sebelumnya di salah satu media, orangtua Siti meminta ke PT Dewi Pengayom Bangsa untuk memulangkan Siti," kata Lisna, Senin (26/10/2015).

Untuk itulah, tutur Lisna, dirinya meminta pegawai BNP2TKI yang ditugaskan di KDEI Taiwan, Dwi Anto dan Norman, untuk terus memantau perkembangan kasus Siti sekaligus juga mengoordinasikan jika ada permintaan dari Siti terkait posisinya saat ini.

"BNP2TKI akan memberikan bantuan sepenuhnya apabila Siti memilih kembali ke Indonesia, atau ganti majikan, yang tentu juga dilandasi hasil pemeriksaan kepolisian setempat," ujar Lisna.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pedagang Pasar: Kami Belum Dapati Migor Curah Melimpah, HET Juga Belum Turun...

Pedagang Pasar: Kami Belum Dapati Migor Curah Melimpah, HET Juga Belum Turun...

Whats New
Asabri Link Perluas 1.000 Titik Layanan di Seluruh Indonesia

Asabri Link Perluas 1.000 Titik Layanan di Seluruh Indonesia

Rilis
Harga Emas Dunia Melonjak, Dipicu Pelemahan Dollar AS

Harga Emas Dunia Melonjak, Dipicu Pelemahan Dollar AS

Whats New
Distributor Motor Saratoga (MPMX) Bakal Bagikan Dividen Rp 800 Miliar

Distributor Motor Saratoga (MPMX) Bakal Bagikan Dividen Rp 800 Miliar

Rilis
Cek Kurs Rupiah Hari Ini di BNI hingga Bank Mandiri

Cek Kurs Rupiah Hari Ini di BNI hingga Bank Mandiri

Whats New
BSI Gandeng Anak Usaha Jasa Marga untuk Kembangkan Bisnis di Ruas Jalan Tol

BSI Gandeng Anak Usaha Jasa Marga untuk Kembangkan Bisnis di Ruas Jalan Tol

Rilis
Bank BNI Resmi Caplok Bank Mayora

Bank BNI Resmi Caplok Bank Mayora

Whats New
Cerita Perajin Batik Madura Tanjungbumi: Sebulan Bisa Laku Lebih dari 100 Lembar Usai Gabung Marketplace Bakaoo.id

Cerita Perajin Batik Madura Tanjungbumi: Sebulan Bisa Laku Lebih dari 100 Lembar Usai Gabung Marketplace Bakaoo.id

Rilis
Tips dan Rahasia Sukses Berbisnis via Aplikasi Digital Ibu Titin, hingga Berhasil Membesarkan 3 Anaknya walau Hanya Orangtua Tunggal

Tips dan Rahasia Sukses Berbisnis via Aplikasi Digital Ibu Titin, hingga Berhasil Membesarkan 3 Anaknya walau Hanya Orangtua Tunggal

Whats New
Gagal Bayar Utang, Gubernur Bank Sentral Sri Lanka: Sampai Ada Restrukturisasi, Kami Tidak Bisa Membayar

Gagal Bayar Utang, Gubernur Bank Sentral Sri Lanka: Sampai Ada Restrukturisasi, Kami Tidak Bisa Membayar

Whats New
Dilema Sri Mulyani, Pilih Tambah Anggaran Subsidi atau Buat Pertamina-PLN Berdarah-darah

Dilema Sri Mulyani, Pilih Tambah Anggaran Subsidi atau Buat Pertamina-PLN Berdarah-darah

Whats New
Rupiah dan IHSG Melaju di Zona Hijau Pagi Ini

Rupiah dan IHSG Melaju di Zona Hijau Pagi Ini

Whats New
Makin Berkilau, Harga Emas Antam Melonjak Rp 12.000 Jadi Rp 985.000 Per Gram Hari Ini

Makin Berkilau, Harga Emas Antam Melonjak Rp 12.000 Jadi Rp 985.000 Per Gram Hari Ini

Spend Smart
Krakatau Steel Tambah Modal di Krakatau Posco, Erick Thohir: Perkuat Industri Baja Nasional

Krakatau Steel Tambah Modal di Krakatau Posco, Erick Thohir: Perkuat Industri Baja Nasional

Whats New
Bangun Kafe di Atas Laut, Ekonomi Desa Semare di Pesisir Pasuruan Pun Terangkat

Bangun Kafe di Atas Laut, Ekonomi Desa Semare di Pesisir Pasuruan Pun Terangkat

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.