Kompas.com - 14/11/2015, 19:11 WIB
Menteri Desa, Marwan Jafar, meresmikan Balai Besar Latihan Masyarakat Yogyakarta Lahan Praktek Karang Tumaritis, pada acara pelatihan hortikultura tanaman sayuran dan pelatihan budidaya ikan air tawar, 1-12 Oktober 2015.
Kementerian DesaMenteri Desa, Marwan Jafar, meresmikan Balai Besar Latihan Masyarakat Yogyakarta Lahan Praktek Karang Tumaritis, pada acara pelatihan hortikultura tanaman sayuran dan pelatihan budidaya ikan air tawar, 1-12 Oktober 2015.
EditorJosephus Primus

KOMPAS.com - Kunjungan selama lima hari sejak Rabu (11/11/2015) ke Ehime, Jepang, dimanfaatkan Menteri Desa, Pembangunan Desa Tertinggal, dan Transmigrasi Marwan Jafar mencari masukan mengenai inovasi dan pengembangan ekonomi perdesaan. Dalam kesempatan itu, Menteri Marwan bertemu dengan 42 mahasiswa Indonesia yang tengah menempuh pendidikan di Negeri Sakura. "Jika ada pikiran baru, terobosan baru yang bisa dikembangkan di Indonesia. Kita butuhkan inovasi-inovasi dan kreasi baru dalam pembangunan dan pengembangan desa," kata Marwan di kampus Ehime, Matsuyama, Jepang.

Dijelaskan Menteri Marwan, Gubenur Ehime Tokihiro Nakamura mengapresiasi rencana kerja sama antara Kementerian Desa dengan Prefektur Ehime. Ini sejalan dengan Universitas Ehime yang telah menjalin nota kesepahaman (MoU) dengan tiga kampus terkemuka di Indonesia, seperti UGM, IPB, dan Universitas Hasanuddin. "Ke depan akan dirumuskan kerja sama konkret dalam kerangka One Village One Product (OVOP)," ujarnya.

Sejalan dengan ini, Menteri Marwan mengingatkan mahasiswa untuk selalu memikirkan solusi untuk kemajuan desa-desa di Tanah Air. Saat ini ada 74 ribu desa, dan 17 ribu di  antaranya sangat tertinggal. "Ini tugas kita bersama untuk menyelesaikannya sesuai dengan Nawa Cita ketiga Presiden Jokowi, membangun Indonesia dari pinggiran, dari desa-desa dalam kerangka NKRI," kata Menteri Desa Marwan.

NKRI kata Menteri harus didekati dengan pendekatan yang produktif dan inovatif. "Slogan kami 'Desa Membangun indonesia,' membangun ekonominya, pendidikan, kesehatan, dan infrastrukturnya," ujarnya menjelaskan.

Sementara Ketua PPI Ehime, Erwin Syarif menyatakan senang dikunjungi Menteri Marwan. Kunjungan ini diharapkan bisa menjadi awal kerja sama untuk membangun desa di kemudian hari.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.