Proses Hukum Ekspor Ilegal Mutiara Baru Tahap Penyelidikan

Kompas.com - 12/01/2016, 14:00 WIB
Menteri Keuangan Bambang PS Brodjonegoro dan MKP Susi Pudjiastuti dalam konferensi pers penegahan ekspor ilegal mutiara ke Hongkong senilai Rp 45 miliar, Jakarta, Selasa (12/1/2016). Total bobot ekspor ilegal mutiara yang berhasil ditegah seberat 114 kilogram. KOMPAS.com/ESTU SURYOWATIMenteri Keuangan Bambang PS Brodjonegoro dan MKP Susi Pudjiastuti dalam konferensi pers penegahan ekspor ilegal mutiara ke Hongkong senilai Rp 45 miliar, Jakarta, Selasa (12/1/2016). Total bobot ekspor ilegal mutiara yang berhasil ditegah seberat 114 kilogram.
|
EditorBambang Priyo Jatmiko
JAKARTA, KOMPAS.com - Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea dan Cukai Tanjung Priok dengan kerjasama dari BKIP, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berhasil melakukan penegahan terhadap ekspor ilegal mutiara ke Hong Kong senilai Rp 45 miliar.

Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, Heru Pambudi, mengatakan berdasarkan analisa intelijen, pihaknya melakukan pendalaman adanya ekspor ilegal mutiara.

"Kemarin sudah dicek siapa pengirimnya. Dia pelakunya sudah berupa jaringan mafia. Alamatnya ini pun kamuflase," ucap Heru, di Jakarta, Selasa (12/1/2016).

Heru mengatakan, pelaku ekspor ilegal mutiara yang hampir merugikan negara Rp 45 miliar itu melanggar Pasal 103 huruf a Undang-undang Nomor 17 tahun 2006 tentang Perubahan UU Nomor 10 tahun 1995 tentang Kepabeanan.

Dalam ketentuan tersebut diatur bahwa setiap orang yang menyerahkan pemberitahuan pabean dan atau dokumen pelengkap pabean yang palsu atau dipalsukan dipidana dengan pidana penjara paling singkat 2 tahun dan pidana penjara paling lama 8 tahun.

Pidana dengan paling sedikit Rp 100 juta dan paling banyak Rp 5 miliar. "Kita akan melakukan penyelidikan. Kalau sudah ada minimal dua alat bukti, kita akan lanjutkan ke penyidikan," kata Heru ketika ditanya proses hukum terhadap pelaku.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X