PPFN Bakal Bikin Film Dokumenter Kereta Cepat

Kompas.com - 22/01/2016, 18:33 WIB
Presiden Joko Widodo bersama rombongan melihat maket kereta cepat saat peletakan batu pertama megaproyek transportasi massal itu, Kamis (21/1/2016), di perkebunan teh Mandalawangi Bagian Maswati di Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Dalam kesempatan itu, sekaligus dicanangkan pengembangan sentra ekonomi koridor Jakarta-Bandung. KOMPAS/WISNU WIDIANTOROPresiden Joko Widodo bersama rombongan melihat maket kereta cepat saat peletakan batu pertama megaproyek transportasi massal itu, Kamis (21/1/2016), di perkebunan teh Mandalawangi Bagian Maswati di Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Dalam kesempatan itu, sekaligus dicanangkan pengembangan sentra ekonomi koridor Jakarta-Bandung.
|
EditorJosephus Primus

JAKARTA, KOMPAS.com – Setelah vakum dari memproduksi film sekitar tahun 1992, Perum Produksi Film Negara (PPFN) kembali akan membuat karya-karya teranyar. Direktur Utama PFN Shelvy Arifin menuturkan,  PPFN juga akan membuat film layar lebar dan film dokumenter.

Shelvy menuturkan, naskah film layar lebar yang diproduksi PFN saat ini masih dalam tahap finalisasi. “Di (film) televisi kita lagi berencana membuat dokumenter. Salah satunya kereta cepat. Bu Rini juga sudah minta kita untuk mendokumentasikan. Mudah-mudahan bisa terlaksana. Ceritanya dari ground breaking sampai beroperasi,” kata Shelvy di kantor Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Jakarta, Jumat (22/1/2016).

Presiden Joko Widodo meresmikan dimulainya pembangunan kereta api cepat Jakarta-Bandung, kemarin. Selain menandai peradaban baru transportasi kereta api, adanya kereta api cepat diharapkan memacu pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan daya saing kawasan.

Pencanangan dilakukan Presiden Jokowi di perkebunan Mandalawangi Maswati, Kecamatan Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X