OJK: Konsumen Tidak Akan Dirugikan jika Terjadi Risiko Teknologi

Kompas.com - 29/03/2016, 15:15 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan tidak ada kerugian yang diderita konsumen akibat cyber risk atau risiko teknologi di industri jasa keuangan.

Hal ini lantaran industri jasa keuangan akan langsung menangani masalah yang dialami konsumen ketika ada pengaduan.

"Tidak ada kerugian konsumen yang dialami (akibat cyber risk). Jadi begitu konsumennya menggadu ke perbankan, itu langsung ditangani oleh industrinya," kata Ketua Dewan Audit OJK Ilya Avianti di Jakarta, Selasa (29/3/2016).

Ilya memandang, saat ini semua industri jasa keuangan sudah memiliki sistem penanganan masalah cyber. Namun demikian, seluruh sistem tersebut masih perlu ditingkatkan guna memberi rasa aman bagi setiap nasabah.

"Semua awareness harus ditingkatkan. Selama ini semua industri jasa keuangan sudah punya sistem penanganan masalah cyber. Tapi tetap saja masing-masing industri ini harus ditingkatkan," ujar Ilya.

Unuk itu, OJK akan menggelar focus group discussion (FGD) untuk mendengarkan masukan dari para pelaku industri jasa keuangan. Selain itu, OJK juga akan menerbitkan Peraturan OJK (POJK) jika diperlukan.

"Makanya setelah ini kita adakan FGD bersama industri jasa keuangan dan asosiasi untuk mendiskusikan perlu tidaknya ada aturan yang lebih kuat dari regulator. POJK itu bisa saja tahun ini tapi itu semua tergantung urgensinya," tutur dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X