Kompas.com - 15/05/2016, 11:30 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCK.COMIlustrasi
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Kesibukan bekerja yang dijalani setiap orang khususnya yang tinggal di kota besar sudah menjadi kebiasaan sehari-hari yang harus dilakukan setiap hari.

Pekerjaan yang dijalankan dengan tantangan kemacetan dan hal lainnya harus dilalui demi mendapatkan penghasilan agar dapat hidup sejahtera di masa kini maupun di masa mendatang.

Walaupun mungkin penghasilan yang diterima tidak terlalu besar jumlahnya dibandingkan dengan tanggung jawab pekerjaan yang diberikan akan dapat mewujudkan hidup yang lebih baik ketika usia sudah tidak produktif.

Untuk mengatasinya, sebagian orang yang sudah jenuh dan penat dengan kehidupan bekerja, biasanya akan memilih pensiun dini dan memulai sebuah usaha di kota asalnya.

Namun ada pula alasan lain dengan tujuan yang sama seperti kondisi kesehatan, hingga tidak cocok dengan kebijakan manajemen perusahaan tempatnya bekerja.

Memang, keputusan untuk pensiun dini memang harus dipertimbangkan dengan bijak dan cermat agar setelah pensiun tidak menyesalinya.

Sebab, jika salah mengambil keputusan dan mencari pekerjaan lain belum tentu langsung diterima oleh perusahaan baru dengan usia yang semakin tidak produktif.

Sebenarnya berapa pun penghasilan yang diterima setiap bulannya dapat menunjang kehidupan setelah pensiun dini dilakukan.

Caranya tentu dengan menerapkan beberapa strategi berikut, agar kehidupan setelah pensiun tetap tercukupi dan sejahtera, antara lain:

1.    Tentukan Target
Target yang dimaksud adalah usia pensiun yang diinginkan, misalnya di usia 40 atau 45 tahun.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

IFG: Dana Pensiun Bisa Kurangi Ketergantungan RI dari Modal Asing

IFG: Dana Pensiun Bisa Kurangi Ketergantungan RI dari Modal Asing

Whats New
Berlaku Hari Ini, Simak Aturan Lengkap Syarat Perjalanan Dalam Negeri dengan Kapal Laut

Berlaku Hari Ini, Simak Aturan Lengkap Syarat Perjalanan Dalam Negeri dengan Kapal Laut

Whats New
Atasi Wabah PMK, Kementan Kirim Obat-obatan Senilai Rp 534,29 Juta ke Beberapa Wilayah

Atasi Wabah PMK, Kementan Kirim Obat-obatan Senilai Rp 534,29 Juta ke Beberapa Wilayah

Whats New
LKPP Segera Terbitkan Aturan Pengadaan Barang Jasa Khusus IKN

LKPP Segera Terbitkan Aturan Pengadaan Barang Jasa Khusus IKN

Whats New
Gelar Halalbihalal, J99 Corp Beri Apresiasi pada Karyawan Terbaik

Gelar Halalbihalal, J99 Corp Beri Apresiasi pada Karyawan Terbaik

Whats New
Eropa Bingung Bayar Impor Gas dari Rusia

Eropa Bingung Bayar Impor Gas dari Rusia

Whats New
Lin Chen Wei Tersangka Kasus Ekspor CPO, Anggota DPR Minta Kementerian yang Gunakan Jasanya Beri Klarifikasi

Lin Chen Wei Tersangka Kasus Ekspor CPO, Anggota DPR Minta Kementerian yang Gunakan Jasanya Beri Klarifikasi

Whats New
Tren Belanja Kuartal I-2022, Tokopedia: Masker Kesehatan Laris Manis

Tren Belanja Kuartal I-2022, Tokopedia: Masker Kesehatan Laris Manis

Whats New
Harga Sawit Petani Anjlok, Tapi Ironinya Minyak Goreng Tetap Mahal

Harga Sawit Petani Anjlok, Tapi Ironinya Minyak Goreng Tetap Mahal

Whats New
Prokes Dilonggarkan, Simak Syarat Perjalanan Lengkap Kereta Api Terbaru

Prokes Dilonggarkan, Simak Syarat Perjalanan Lengkap Kereta Api Terbaru

Whats New
Shopee Tebar Diskon Hingga 60 Persen untuk Produk Kebutuhan Rumah

Shopee Tebar Diskon Hingga 60 Persen untuk Produk Kebutuhan Rumah

Spend Smart
Larangan Ekspor Belum Mempan, Harga Minyak Goreng Masih Saja Mahal

Larangan Ekspor Belum Mempan, Harga Minyak Goreng Masih Saja Mahal

Spend Smart
Kemenkominfo Gelar Startup Gathering Road to Hub.id Summit 2022

Kemenkominfo Gelar Startup Gathering Road to Hub.id Summit 2022

Whats New
Mau Jadi Negara Maju, Porsi Pasar Keuangan RI Harus 400 Persen dari PDB

Mau Jadi Negara Maju, Porsi Pasar Keuangan RI Harus 400 Persen dari PDB

Whats New
Erick Thohir: Belum Ada Rencana Pemerintah Naikkan Pertalite

Erick Thohir: Belum Ada Rencana Pemerintah Naikkan Pertalite

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.