Bank Dunia Hibah 22 Juta Dollar AS untuk Pengelolaan Hutan Indonesia

Kompas.com - 29/05/2016, 16:00 WIB
Ilustrasi: hutan di Kalimantan Timur. Michael Padmanaba for Center for International Forestry Research (CIFOR)Ilustrasi: hutan di Kalimantan Timur.
|
EditorM Fajar Marta

WASHINGTON, KOMPAS.com - Bank Dunia menyetujui bantuan hibah 22 juta dollar AS kepada Indonesia untuk memperkuat pengelolaan hutan tropis, pengentasan kemiskinan masyarakat yang bergantung pada hutan, dan menekan kerusakan lingkungan.

Badan Pembangunan Internasional Denmark DANIDA memberikan kontribusi senilai 40 juta kroner atau 5 juta dollar AS ke total hibah yang dibiayai oleh inisiatif global Forest Investment Program (FIP), atau Program Investasi Hutan.

Hibah ini ditujukan untuk membantu Badan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH).

Saat ini implementasi program KPH terhambat peraturan yang tumpang tindih, kapasitas terbatas di beberapa tingkat, kurangnya investasi dan pembiayaan, serta informasi yang tidak konsisten.

Program baru ini bertujuan mendukung KPH dengan memperkuat keahlian pemerintah daerah, organisasi masyarakat, pemegang izin pengelolaan hutan dan mempererat kemitraan di antara mereka.

Program ini juga bertujuan mengatasi keterbatasan regulasi dan peraturan yang selama ini mempengaruhi kinerja KPH.

“Masyarakat yang hidup dekat hutan sangat bergantung pada kawasan hutan untuk mata pencaharian dan mereka termasuk yang paling miskin di Indonesia," kata Rodrigo Chaves, Kepala Perwakilan Bank Dunia untuk Indonesia.

Program Investasi Hutan, imbuh Chaves, menawarkan kesempatan untuk memperbaiki penghasilan mereka melalui pengelolaan lingkungan hidup yang lebih baik.

Program ini juga akan mendukung pembentukan sistem informasi guna memfasilitasi para pemangku kepentingan untuk saling bertukar pikiran dan belajar dari keberhasilan mereka.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.