INKA Ekspor Kereta dengan "Body" Kokoh untuk Warga Banglades yang Kerap Naik di Atap

Kompas.com - 26/06/2016, 23:49 WIB
Gerbong kereta api penumpang buatan PT Inka Madiun dikirimkan ke Bangladesh melalui Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Kamis (31/3/2016). KOMPAS.com/AHMAD FAIZALGerbong kereta api penumpang buatan PT Inka Madiun dikirimkan ke Bangladesh melalui Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Kamis (31/3/2016).
|
EditorIcha Rastika

JAKARTA, KOMPAS.com — PT Industri Kereta Api Indonesia (Persero) atau INKA berhasil mengalahkan beberapa perusahaan kereta ternama asal China dalam proses tender kereta api di Banglades, India.

Hasilnya, produk asal Indonesia buatan INKA secara resmi telah beroperasi di jalur kereta Banglades.

Adapun Banglades tercatat sebagai salah satu negara yang menjadi pelanggan INKA. (Baca juga: 150 Gerbong Kereta Api Buatan PT Inka Diekspor ke Banglades)

"Perseroan mendapatkan kontrak memasok kebutuhan kereta di Baglades pada 2015. Sejak saat itu, INKA langsung melakukan produksi dengan target penyelesaian pada akhir 2016. Dalam proses tender sendiri, INKA berhasil mengalahkan beberapa perusahaan kereta ternama dari Tiongkok," ujar Senior Manager Humas INKA M Colik dalam keterangan tertulisnya, Minggu (26/6/2016).

Menurut dia, Banglades memesan 150 gerbong penumpang kepada INKA.

Rinciannya, 100 kereta meter gauge (MG) yang digunakan untuk rel 1.000 mm dan 50 unit broad gauge (BG) yang digunakan untuk rel 1.676 mm.

Untuk MG, tipe tempat duduk yang diaplikasikan 2-2, yaitu dua seat di sisi kiri dan dua seat di sisi kanan, dengan jalan di bagian tengah. Sementara itu, model BG memiliki kursi dengan formasi 2-3.

"Secara model, kereta yang diekspor ke Banglades ini sedikit berbeda dengan yang beroperasi di Indonesia saat ini. Sesuai dengan karakteristik masyarakat Banglades yang masih memiliki tradisi naik penumpang hingga ke atap kereta, maka unsur utama dari kereta tersebut adalah kekokohan rangka dan body. Sementara itu, opsi aerodinamis menjadi hal yang tidak terlalu dipertimbangkan," papar Colik.

Kereta buatan INKA yang diresmikan Perdana Menteri Banglades Sheikh Hasina Wajed di Banglades ini dinamakan Sonar Bangla Express.

(Baca juga: Gandeng Inka, PT KAI Segera Remajakan Sebagian Besar Kereta)

Kereta ini digunakan untuk menempuh rute Kota Dhaka ke Citagong. Peresmian kereta ini dihadiri Direktur Utama PT INKA Agus H Purnomo, beberapa perwakilan dari Kementerian BUMN, dan pihak Eximbank.

"INKA terus meningkatkan ekspansi bisnisnya ke beberapa negara, baik di Asia ataupun di Timur Tengah. Selain saat ini sudah memasok Banglades, INKA tengah menjadikan Vietnam, Sri Lanka, dan Mesir sebagai target ekspor gerbong kereta selanjutnya," ujar Colik.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X