Pekan Depan, KSEI Keluarkan Izin Rekening Dana Nasabah untuk 5 Bank Persepsi

Kompas.com - 05/08/2016, 14:00 WIB
Ilustrasi bank ShutterstockIlustrasi bank
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Hingga saat ini, dari 18 bank yang sudah ditetapkan untuk menampung dana repatriasi, sudah ada sembilan bank yang telah mendapatkan izin untuk menerbitkan rekening dana nasabah (RDN).

Direktur Utama Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), Friderica Widyasari Dewi mengatakan, saat ini ada lima bank lagi yang tengah diproses pengajuan izinnya untuk menerbitkan RDN.

"Yang sudah terdaftar sebagai Bank RDN di KSEI sudah ada sembilan, yang sedang dalam proses mungkin ada empat atau lima," ujar wanita yang akrab disapa Kiki ini di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (5/8/2016).

Kiki mengatakan, lima bank tersebut diperkirakan akan mendapatkan izin RDN pada pekan depan. Salah satu diantaranya adalah PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN).

"BTN minggu depan, mungkin Senin," tandas Kiki.

Setelah mendapatkan izin RDN dari KSEI, BTN bisa langsung menampung dana repatriasi para nasabahnya yang ikut program tax amnesty.

"Begitu dapat izin, BTN langsung bisa mengelola dana nasabah dengan RDN buat menampung dana-dana repatriasi yang masuk ke gateway pasar modal," ucap Kiki.

Namun, Kiki belum bisa menyebutkan ke empat bank apalagi yang akan segera mendapatkan izin RDN. "Secepatnya kami akan proses, paling minggu depan (keluar izin)," pungkas Kiki.

Kompas TV Jokowi Yakin Tax Amnesty Ciptakan Arus Uang



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hari Terakhir Peserta Kartu Prakerja Beli Pelatihan, Ini Cara dan Tipsnya

Hari Terakhir Peserta Kartu Prakerja Beli Pelatihan, Ini Cara dan Tipsnya

Whats New
Pemerintah Buka Peluang Tanggung Airport Tax Hingga Juni 2021

Pemerintah Buka Peluang Tanggung Airport Tax Hingga Juni 2021

Whats New
Listrik di Ibu Kota Baru Akan Dibuat Tak Pernah Padam

Listrik di Ibu Kota Baru Akan Dibuat Tak Pernah Padam

Whats New
Tak Terpengaruh Resesi, Realisasi Investasi Belanda di RI Capai 500 Juta Dollar AS

Tak Terpengaruh Resesi, Realisasi Investasi Belanda di RI Capai 500 Juta Dollar AS

Whats New
Sebut Vaksin Tak Serta Pulihkan Ekonomi, Sri Mulyani: Secara Mental Kita Harus Bersiap...

Sebut Vaksin Tak Serta Pulihkan Ekonomi, Sri Mulyani: Secara Mental Kita Harus Bersiap...

Whats New
Dihantam Covid-19, Matahari Terpaksa Tutup Toko dan Rugi Rp 617 Miliar

Dihantam Covid-19, Matahari Terpaksa Tutup Toko dan Rugi Rp 617 Miliar

Whats New
Meningkat di Tengah Pandemi, Kekayaan Global Tembus 400 Triliun Dollar AS

Meningkat di Tengah Pandemi, Kekayaan Global Tembus 400 Triliun Dollar AS

Whats New
Simak Saham-saham yang Bisa Dilirik Tahun 2021

Simak Saham-saham yang Bisa Dilirik Tahun 2021

Earn Smart
2 Dirut BUMN PT PAL Berturut-turut Tersandung Korupsi

2 Dirut BUMN PT PAL Berturut-turut Tersandung Korupsi

Whats New
Ini 3 Masalah Utama yang Harus Diselesaikan agar UMKM Bisa Naik Kelas

Ini 3 Masalah Utama yang Harus Diselesaikan agar UMKM Bisa Naik Kelas

Smartpreneur
Sudah Lewat Masa Kritis, Realisasi Investasi Kuartal III Sentuh Rp 209 Triliun

Sudah Lewat Masa Kritis, Realisasi Investasi Kuartal III Sentuh Rp 209 Triliun

Whats New
Presiden Ingin Ada Solusi atas Kelambanan Pengembangan Industri Turunan Batu Bara

Presiden Ingin Ada Solusi atas Kelambanan Pengembangan Industri Turunan Batu Bara

Whats New
Sri Mulyani: Dari Rp 120,6 Triliun, Realisasi Insentif Pajak di Bawah Rp 30 Triliun

Sri Mulyani: Dari Rp 120,6 Triliun, Realisasi Insentif Pajak di Bawah Rp 30 Triliun

Whats New
Robert Kuok, Bos Hotel Shangri-La yang Jadi Orang Terkaya di Malaysia

Robert Kuok, Bos Hotel Shangri-La yang Jadi Orang Terkaya di Malaysia

Whats New
Skandal Korupsi 1MDB, Inggris Denda Goldman Sachs Rp 1,86 Triliun

Skandal Korupsi 1MDB, Inggris Denda Goldman Sachs Rp 1,86 Triliun

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X