Bayar Pajak, Para Artis Serasa Dikejar-kejar "Debt Collector"

Kompas.com - 23/08/2016, 14:39 WIB
Acara Sosialiasi Amnesti Pajak di Kantor Ditjen Pajak, Jakarta, Selasa (23/8/2016) Yoga Sukmana/Kompas.comAcara Sosialiasi Amnesti Pajak di Kantor Ditjen Pajak, Jakarta, Selasa (23/8/2016)
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com — Sejumlah artis nasional berbondong-bondong datang ke Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) untuk mengikuti acara sosialisasi amnesti pajak.

Ketua Umum Ikatan Manager Artis Indonesia (Imarindo) mengungkapkan keresahan para artis terkait pembayaran pajak.

"Teman-teman artis banyak curhat ke kami bahwa mereka seperti dikejar-kejar debt collector berkaitan dengan pembayaran pajak," ujar Nanda Persada saat memberikan sambutan di acara Sosialisasi Amnesti Pajak, Jakarta, Selasa (23/8/2016).

Menurut Nanda, jumlah tagihan pajak yang harus dibayar para artis sangat besar. Besarannya mulai dari ratusan juta hingga miliaran rupiah.

Meski begitu, Nanda mengatakan, tunggakan pajak yang tinggi terhadap para artis bukan disebabkan tidak mau membayar pajak.

"Saya yakin bukan karena kesengajaan, tapi keterbatasan mungkin wawasan atau sosialisasi," kata Nanda.

Sementara itu, salah satu artis yang hadir pada acara sosialisasi amnesti pajak, Ben Kasyafani, menyambut baik program amnesti pajak.

"Ini program bagus niat baik pemerintah. Jadi kami juga punya niat untuk memperbaiki kewajiban. Dan ini untuk profesi artis, kan pajaknya pasti ada sedikit perbedaan," kata Ben.

Ditjen Pajak sendiri mengharapkan agar para artis memanfaatkan program amnesti pajak untuk melaporkan harta-harta yang selama ini tidak pernah dilaporkan. (Baca: Artis Pun Ikut Sosialisasi Amnesti Pajak...)

Kompas TV Presiden Imbau Wajib Pajak Manfaatkan Pengampunan Pajak

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X