Bulog Tunjuk Dua Konsultan, Kaji "Holding" BUMN Pangan

Kompas.com - 02/09/2016, 09:15 WIB
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Kajian pembentukan induk perusahaan (holding) Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pangan ditargetkan rampung akhir September 2016. Perum Bulog telah menunjuk dua konsultan untuk melakukan kajian holding BUMN pangan, di samping melakukan kajian internal.

Direktur Utama Perum Bulog Djarot Kusumayakti mengatakan, pihaknya pada pekan ini telah menunjuk PT Danareksa (Persero) serta PricewaterhouseCoopers (PwC) untuk melakukan kajian tersebut.

"Mereka akan mengkaji data-datanya, melakukan analisa, melihat bisnis model yang cocok, serta peluang yang ada," kata Djarot kepada Kompas.com, Jumat (2/9/2016).

Setelah kajian dari kedua konsultan selesai, hasilnya akan diajukan ke Menteri BUMN Rini Mariani Soemarno.

Diharapkan pembentukan holding BUMN pangan bisa direalisasikan akhir tahun ini.

Informasi saja, rencananya Bulog akan menjadi induk perusahaan BUMN pangan. Beberapa BUMN pangan yang akan masuk di bawahnya yakni PT Sang Hyang Seri, PT Pertani, PT Bhanda Ghra Reksa, serta PT Perusahaan Perdagangan Indonesia. 

Kompas TV BUMN Infrastruktur Penerima Modal Terbesar
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.