Debat Perdana Kandidat Presiden AS Direspon Positif, Wall Street Ditutup Menguat

Kompas.com - 28/09/2016, 06:26 WIB
Ilustrasi pergerakan harga saham ThinkstockIlustrasi pergerakan harga saham
EditorBambang Priyo Jatmiko

NEW YORK, KOMPAS.com - Saham-saham di bursa AS reli merespon pelaksanaan debat perdana kandidat Presiden AS.

Investor melihat kandidat dari Partai Demokrat Hillary Clinton lebih unggul dibandingkan dengan lawannya dari Partai Republik Donald Trump.

Pelaku pasar lebih memfavoritkan Clinton ketimbang Trump yang dianggap memberikan ketidakpastian pada pasar menyusul sejumlah isu.

Indeks Dow Jones ditutup menguat 133 poin atau 0,7 persen dan terhenti di 18.228. Sementara itu indeks Standard & Poor's 500 menguat 0,6 persen ke level 2.160 dan indeks Nasdaq menguat 0,9 persen menjadi 5.306.

Selain itu, pelaku pasar juga bereaksi positif terhadap indeks keyakinan konsumen bulan September yang dilaporkan menguat hingga di level tertinggi dalam sembilan tahun terakhir di posisi 104,1.

Pada bulan sebelumnya, indeks tersebut berada di 101,8 dan konsensus analis untuk bulan September di 99.

Di sisi lain, harga minyak kembali melemah menyusul komentar dari pejabat Iran dan Arab Saudi yang mengisyaratkan kesepakatan terkait produksi minyak tidak tercapai. Harga minyak acuan AS melemah 3,3 persen menjadi 44,42 dollar AS per barrel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Sumber USA Today
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Masih Dibayangi Lonjakan Kasus Covid-19, IHSG Menguat, Rupiah Stagnan

Masih Dibayangi Lonjakan Kasus Covid-19, IHSG Menguat, Rupiah Stagnan

Whats New
Ekspor Dilarang, KKP Selamatkan Rp 138,4 Miliar dari Penyelundupan Benih Lobster

Ekspor Dilarang, KKP Selamatkan Rp 138,4 Miliar dari Penyelundupan Benih Lobster

Whats New
Kurs Rupiah di 5 Bank Hari Ini

Kurs Rupiah di 5 Bank Hari Ini

Whats New
Rincian Harga Emas Antam Hari Ini Mulai dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Rincian Harga Emas Antam Hari Ini Mulai dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Whats New
Dideportasi dari Malaysia, 145 Pekerja Migran Bermasalah Langsung Dikarantina

Dideportasi dari Malaysia, 145 Pekerja Migran Bermasalah Langsung Dikarantina

Whats New
Kasus Covid-19 Tinggi, Penerbangan dari Indonesia Dilarang Masuk Hong Kong Mulai Hari Ini

Kasus Covid-19 Tinggi, Penerbangan dari Indonesia Dilarang Masuk Hong Kong Mulai Hari Ini

Whats New
[POPULER MONEY] BPK Minta BP Jamsostek Lepas Sejumlah Saham | Cara Cek NIK KTP Secara Online

[POPULER MONEY] BPK Minta BP Jamsostek Lepas Sejumlah Saham | Cara Cek NIK KTP Secara Online

Whats New
Pelni Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan S1 Perkapalan, Ini Cara Daftarnya

Pelni Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan S1 Perkapalan, Ini Cara Daftarnya

Whats New
Fitur Biometrik Dikembangkan, Buka Rekening di BSI Mobile Tak Sampai 5 Menit

Fitur Biometrik Dikembangkan, Buka Rekening di BSI Mobile Tak Sampai 5 Menit

Rilis
Dalam Forum G20-LEMM, Sekjen Kemenaker Paparkan 4 Komitmen RI Terkait Isu Ketenagakerjaan

Dalam Forum G20-LEMM, Sekjen Kemenaker Paparkan 4 Komitmen RI Terkait Isu Ketenagakerjaan

Rilis
Kerap Dicatut, KSEI Tegaskan Tak Pernah Tawarkan Investasi

Kerap Dicatut, KSEI Tegaskan Tak Pernah Tawarkan Investasi

Whats New
13 Sektor Industri Minta Jatah Gas Subsidi

13 Sektor Industri Minta Jatah Gas Subsidi

Whats New
RUU Perlindungan Data Pribadi dan Monetisasi Jejak Digital Pengguna

RUU Perlindungan Data Pribadi dan Monetisasi Jejak Digital Pengguna

Whats New
Asrama Haji Pondok Gede Disulap Jadi Lokasi Perawatan Pasien Covid-19

Asrama Haji Pondok Gede Disulap Jadi Lokasi Perawatan Pasien Covid-19

Whats New
Sandiaga Uno Minta Pembangunan Borobudur Highland Dipercepat

Sandiaga Uno Minta Pembangunan Borobudur Highland Dipercepat

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X