Harga Batu bara Membaik, UNTR Harapkan Peningkatan Kinerja Tahun Depan

Kompas.com - 04/11/2016, 20:35 WIB
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

Sebetulnya, kata Iwan, kenaikan signifikan harga batu bara dalam lima bulan terakhir justru menjadi kekhawatiran perusahaan. Pada akhir tahun 2015, ketika itu harga batu bara kisaran 50 dollar AS per ton, perusahaan memprediksikan harga batu bara tahun ini di rentang 65-70 dollar AS per ton.

Nyatanya, sejak Juli 2016 harga batu bara naik signifikan dari kisaran 53 dollar AS menembus 84 dollar AS pada November ini.

"Kami di internal sebenarnya tidak begitu happy dengan kondisi sekarang. Karena berdasarkan pengalaman, biasanya apa yang naik signifikan itu enggak konsisten. Pasti ke depannya itu akan turun lagi," kata Iwan.

Ia pun berharap harga batu bara tahun depan lebih wajar. Pada kuartal-III, laba bersih UNTR dilaporkan sebesar Rp 3,1 triliun, atau turun 44 persen dibandingkan periode sama tahun lalu yang mencapai Rp 5,5 triliun.

Penurunan laba bersih ini didorong penurunan pendapatan bersih bisnis alat berat dan kontraktor penambangan, terutamanya disebabkan oleh rendahnya harga batu bara.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.