Bangun Konektivitas Maritim, Susi Minta Dukungan Menhub

Kompas.com - 28/11/2016, 14:16 WIB
Menteri Kelautan Perikanan Susi Pudjiastuti dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di Pangandaran Sabtu (12/11/2016) M Fajar Marta/Kompas.comMenteri Kelautan Perikanan Susi Pudjiastuti dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di Pangandaran Sabtu (12/11/2016)
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA. KOMPAS.com - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti meminta Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi untuk mendukung penuh upaya membangun konektivitas kemaritiman di Indonesia timur.

Dukungan yang dimaksud Susi yakni berupa pembukaan penerbangan atau rute pelayaran yang menghubungkan daerah-daerah yang selama ini menjadi sumber perikanan di Indonesia timur.

"Menteri Perhubungan Budi Karya punya tugas memberikan support untuk membuka konektifitas penerbangan Garuda dan kapal Pelni," ujar Susi dalam acara forum bisnis Denmark dan Norwegia di Jakarta, Senin (28/11/2016).

Menteri asal Pangandaran, Jawa Barat itu tidak meminta adanya penerbangan atau pelayaran setiap hari ke wilayah-wilayah sumber perikanan seperti Saumlaki dan Nusa Tenggara Timur.

Menurut Susi, pelayanan transportasi udara atau laut cukup 3 hari-4 hari dalam seminggu. Dengan begitu diharapkan konektivitas di Indoneisa timur bisa lebih baik.

Bahkan ia juga mengungkapkan bahwa pemerintah terutama Kementerian Perhubungan bisa memberikan subsidi kepada pengusaha angkutan udara atau laut untuk membuka rute penerbangan atau pelayaran ke wilayah di Indoneisa timur.

Ia meyakini, dukungan Kemenhub itu mampu menstimulasi minat para pengusaha untuk berkontribusi memperbaiki konektivitas di Indonesia timur. Dampaknya, harga-harga barang bisa lebih murah.

Kompas TV Harapan Jokowi pada Pembangunan Maritim



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X