Aggreko dari Skotlandia Buka Depo Layanan Modular Listrik di Marunda

Kompas.com - 15/12/2016, 20:00 WIB
Dari kiri ke kanan: Afrizal (Wakil Dirjen  Kelistrikan Kementerian ESDM), Joel Derbyshire (Direktur Departemen Perdagangan Internasional Kedutaan Inggris), Radhakrisnan Viswanathan (Direktur Regional Aggreko Asia Selatan), Nur Pamudji (Advisor Aggreko Indonesia), Andra Darmidjas (Presiden Direktur PT. Aggreko Energy Services Indonesia), William Taylor (Presiden Komisaris PT. Bima Golden Powerindo), Handoyo (Presiden Direktur PT. Indosama Sama Persada) Dok. AggrekoDari kiri ke kanan: Afrizal (Wakil Dirjen Kelistrikan Kementerian ESDM), Joel Derbyshire (Direktur Departemen Perdagangan Internasional Kedutaan Inggris), Radhakrisnan Viswanathan (Direktur Regional Aggreko Asia Selatan), Nur Pamudji (Advisor Aggreko Indonesia), Andra Darmidjas (Presiden Direktur PT. Aggreko Energy Services Indonesia), William Taylor (Presiden Komisaris PT. Bima Golden Powerindo), Handoyo (Presiden Direktur PT. Indosama Sama Persada)
Penulis Aprillia Ika
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Aggreko, pemimpin di sektor solusi energi temporer dan layanan pengendalian suhu asal Skotlandia, pada 9 Desember lalu membuka depo sekaligus pusat layanan pertama di Marunda, Jakarta.

Menurut keterangan perusahaan ke Kompas.com, pembukaan depo dan pusat layanan ini merupakan tindak lanjut dari kesepakatan kerja sama yang telah ditandatangani oleh Aggreko di London.

Penandatanganan kesepakatan terjadi pada forum bisnis Inggris - Indonesia pada awal tahun ini, yakni ketika Presiden Joko Widodo datang dan membuka jalan untuk memasok 100 megawatt (MW) daya listrik tambahan.

Presiden juga mendukung para investor untuk memberikan pelatihan untuk masyarakat lokal di wilayah tersebut.

Selama 24 tahun beroperasi di Indonesia, Aggreko telah meraih pencapaian yang signifikan dengan total proyek melampaui 1 gigawatt (GW). Pada 28 Juli 2015 silam, Aggreko mengumumkan telah menggelontorkan investasi senilai 40 juta dolar AS di Indonesia.

Perusahaan publik yang terdaftar di Bursa Efek London ini memilih Jakarta sebagai lokasi pusat pelayanan premium dan depo karena akses yang mudah ke pelabuhan kontainer terbesar di Asia Tenggara.

Fasilitas ini berisi sebuah gudang yang dilengkapi dengan segala sesuatu yang diperlukan untuk memberikan cost effective mobile, serta layanan modular untuk pelanggan secara cepat dan efisien.

Direktur Regional Aggreko untuk Asia Tenggara, Radhakrishnan Viswanathan, mengemukakan dengan dibukanya depo di Marunda ini akan membantu Aggreko untuk terus melayani para pebisnis lokal dan mendukung proyek-proyek Indonesia agar lebih efisien dan efektif.

“Ini adalah waktu yang sangat berkesan bagi kami dan kami bangga dapat bekerja dalam lingkungan bisnis yang berkembang,” kata dia.

Dia melanjutkan, depo ini mampu menyediakan sampai dengan 80 MW rapid response, daya listrik yang dapat diandalkan untuk industri, termasuk utilitas, events, minyak dan gas, manufaktur, pertambangan dan konstruksi, serta peralatan yang dibutuhkan untuk situasi darurat.

Sekadar informasi, saat ini pusat pelayanan akan melayani servis rutin dan pemeliharaan, serta in-depth diagnostics, pusat pelayanan memberikan layanan yang setara dengan standar Aggreko yang tersebar di 200 lokasi di seluruh dunia.

Lebih lanjut, dengan dibukanya depo ini, menunjukkan bahwa Aggreko berkomitmen untuk mendukung pemerintah Indonesia yang memiliki program "35.000 Mega Watt Listrik untuk Indonesia". Program ini diluncurkan oleh Presiden Joko Widodo pada 2015.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PASPI: Larangan Ekspor CPO Tak Efektif Membuat Harga Minyak Goreng Murah di Dalam Negeri

PASPI: Larangan Ekspor CPO Tak Efektif Membuat Harga Minyak Goreng Murah di Dalam Negeri

Whats New
Contoh Surat Perjanjian Kontrak Rumah dengan Meterai

Contoh Surat Perjanjian Kontrak Rumah dengan Meterai

Whats New
Kurang dari 3 Bulan, Kilang Balikpapan Dua Kali Kebakaran

Kurang dari 3 Bulan, Kilang Balikpapan Dua Kali Kebakaran

Whats New
Update Jadwal KA Bandara YIA, Cek Rute Kereta Bandara YIA Terbaru

Update Jadwal KA Bandara YIA, Cek Rute Kereta Bandara YIA Terbaru

Whats New
Mentan SYL Ajak Saudagar Bugis Bangun Sektor Pertanian

Mentan SYL Ajak Saudagar Bugis Bangun Sektor Pertanian

Rilis
Contoh Surat Perjanjian Utang Piutang yang Baik dan Benar

Contoh Surat Perjanjian Utang Piutang yang Baik dan Benar

Whats New
Harga Sawit Anjlok, Petani Bakal Geruduk Kantor Airlangga hingga Istana Negara

Harga Sawit Anjlok, Petani Bakal Geruduk Kantor Airlangga hingga Istana Negara

Whats New
Jangan Lupa, Hari Ini Ada Pemeliharaan Jalan Tol Cipularang dan Jagorawi

Jangan Lupa, Hari Ini Ada Pemeliharaan Jalan Tol Cipularang dan Jagorawi

Whats New
Pemangku Kepentingan Kelapa Sawit Minta Pemerintah Evaluasi Larangan Ekspor CPO

Pemangku Kepentingan Kelapa Sawit Minta Pemerintah Evaluasi Larangan Ekspor CPO

Whats New
India Larang Ekspor Gandum, Ekonom : Bisa Bikin Harga Daging dan Telur Naik

India Larang Ekspor Gandum, Ekonom : Bisa Bikin Harga Daging dan Telur Naik

Whats New
Harga Minyak Goreng Masih Mahal, Simak Minimarket hingga Supermarket yang Gelar Promo

Harga Minyak Goreng Masih Mahal, Simak Minimarket hingga Supermarket yang Gelar Promo

Spend Smart
RI Jadi Magnet Kripto Baru, 15 Negara Rembuk di Bali

RI Jadi Magnet Kripto Baru, 15 Negara Rembuk di Bali

Whats New
Sisa 45 Hari, Harta yang Diungkap dalam PPS Tembus 86,55 Triliun

Sisa 45 Hari, Harta yang Diungkap dalam PPS Tembus 86,55 Triliun

Whats New
Nilai Limit di Bawah Rp 300 Juta, Simak Daftar Lelang Rumah di Bandung

Nilai Limit di Bawah Rp 300 Juta, Simak Daftar Lelang Rumah di Bandung

Whats New
Jenis Tabungan, Jumlah Setoran Awal BRI, serta Biaya-biaya Lainnya

Jenis Tabungan, Jumlah Setoran Awal BRI, serta Biaya-biaya Lainnya

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.