Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Manuel Pakpahan
Anggota Asosiasi FinTech Indonesia dan Co-Founder OlahDana

Anggota Asosiasi FinTech Indonesia dan Co-Founder OlahDana

Potensi Fintech untuk Perluas Penetrasi Pasar Modal (Bagian 1)

Kompas.com - 03/01/2017, 13:00 WIB
Anda bisa menjadi kolumnis !
Kriteria (salah satu): akademisi, pekerja profesional atau praktisi di bidangnya, pengamat atau pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S2 dan S3. Cara daftar baca di sini
EditorAprillia Ika

di Bursa efek Indonesia, transformasi bisnis berupa layanan elektronik sudah hadir dalam bentuk lebih dari 50 online stock trading platform seperti misalnya HOTS, MOTS dan IPOT yang melayani sebagian dari 886.000 nasabah di Indonesia; serta sejumlah start-up fintech pasar modal yang sudah hadir.

Sementara untuk menabung dalam bentuk obligasi, saat ini Indonesia masih digawangi oleh para Bank dan perusahaan sekuritas yang menjual obligasi ritel dan sukuk ritel (ORI/SUKRI), dimana layanan elektronik menabung obligasi bagi ritel masih dalam tahap pengembangan, khususnya untuk dapat merambah ke Surat Berharga Negara (SBN) juga.

Mendesaknya Perubahan Paradigma dan Pendekatan

Pelaku pasar dan pemangku kepentingan lainnya menyadari perlunya perubahan pada pola pikir masyarakat. Sementara masih banyak produk keuangan berbasis investasi yang saat ini beredar, tidak memberi edukasi yang sehat bagi masyarakat.

Misalnya, imbal hasil historis yang fantastis dan dipromosikan akan berkelanjutan, atau investasi yang diklaim memberi garansi hasil tetap.

Lebih jauh, harus diakui, komunikasi pemasaran para pelaku pasar modal Indonesia masih belum out-of-the-box. Demi menyentuh lapisan nasabah yang lebih luas, pelaku pasar modal perlu menempuh pendekatan yang lebih praktis dan pas dengan pola pikir dan cara hidup masyarakat Indonesia.

Pendekatan ini perlu menyentuh secara tepat kebutuhan berbagai sub-segmen masyarakat, misalnya kelompok UMKM, karyawan & profesional, pemuda, bahkan ibu rumah tangga – dengan memberi contoh-contoh yang aplikatif dan atraktif secara visual.

Dukungan pelaku-pelaku baru dalam ekosistem pasar modal seperti perusahaan teknologi keuangan juga menjadi harapan besar bagi perluasan penetrasi pasar modal.

Lahirlah inovasi-inovasi baru; misalnya kini tersedia ‘supermarket digital’ reksa dana pertama di Indonesia yang dipelopori oleh Bareksa, yang memungkinkan calon nasabah mempelajari begitu banyak pilihan reksa dana.

Atau model sociotrading seperti OlahDana yang tidak hanya menawarkan simulasi saham virtual, tetapi juga sebagai platform aktual dengan mentor riil yang kompeten di bidangnya - untuk memancing gairah publik berinvestasi di pasar modal.

 

Oleh Manuel Pakpahan 

Anggota Asosiasi Fintech Indonesia dan Co-Founder OlahDana

 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+