Kabupaten Nunukan Berencana Bangun Marine Technopark

Kompas.com - 01/03/2017, 21:00 WIB
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Nunukan Dian Kusumanto, Senin (27/2/2017). Menurut dia, keberadaan marine technopark di wilayah perbatasan akan meningkatkan potensi kelautan di wilayah tersebut. Kontributor Nunukan, SukocoKepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Nunukan Dian Kusumanto, Senin (27/2/2017). Menurut dia, keberadaan marine technopark di wilayah perbatasan akan meningkatkan potensi kelautan di wilayah tersebut.
|
EditorAprillia Ika

NUNUKAN, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten Nunukan di Kalimantan Utara (Kaltara) berencana untuk membangun marine technopark untuk membuka lapangan kerja bagi 50.000 orang di kawasan perbatasan ini.

Rencananya, pembangunan marine technopark ini akan menelan biaya Rp 400 miliar. Rencana ini sedang diajukan pemerintah Kabupaten Nunukan ke pemerintah pusat.

Diharapkan dengan hadirnya marine technopark ini bisa menyumbang miliaran rupiah per tahun untuk APBD Nunukan. Bahakn diperkirakan bisa mencapai Rp 450 miliar per tahun.

“Keberadaan marine technopark ini merupakan embrio wira usaha karena banyak sekali program yang melibatkan masyarakat, baik dari sisi pariwisata maupun dari pengembangan budidaya rumput laut dan perikanan,” ujar Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Nunukan, Dian Kusumanto, Senin (27/2/2017).

Pebangunan marine technopark juga melibatkan Kementerian lain seperti Kementerian Pariwisata dan Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk pengembangan kawasan mangrove sebagai kawasan pengembangan wisata dan budidaya ikan.

Juga melibatkan Kementerian perdagangan untuk pergudangan rumput laut kering, Kementrian Pendidikan untuk bidang riset terkait potensi kelautan di wilayah perbatasan dan Kementerian Pekerjaan Umum untuk pembangunan fisik marine technopark.

Menurut Dian, Pemerintah Kabupaten Nunukan sudah membuat masterplan technopark ini sejak 2015. Di tahun yang sama, juga terbit ijin Amdal-nya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Pada 2017 sebenarnya kami harapkan bisa dimulai pembangunan fisiknya. Tapi anggaran difokuskan ke Pulau Sebatik. Sehingga kami menyasar investor luar untuk pendanaan," tambah Dian.

Namun, jika pemerintah pusat tidak meloloskan rencana ini, maka proyek ini dipastikan mangkrak.

Padahal keberadan marine technopark ini diharapkan mampu meningkatkan pengelolaan potensi kelautan di wilayah perbatasan.

Sebab, setiap bulan nelayan di wilayah perbatasan menjual ikan segar ke Malaysia melalui Pelabuhan Tawau, yakni sebanyak 800 ton per bulan.

Sementara dari rumput laut, Kabupaten Nunukan mamapu mengirimkan 3.000 ton rumput laut kering ke Surabaya maupun ke Sulawesi untuk diekspor.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Belanja Hemat Akhir Pekan, Manfaatkan Promo Indomaret Selama 3 Hari

Belanja Hemat Akhir Pekan, Manfaatkan Promo Indomaret Selama 3 Hari

Whats New
ICAEW Proyeksi Ekonomi RI Tumbuh 4,7 Persen pada 2021

ICAEW Proyeksi Ekonomi RI Tumbuh 4,7 Persen pada 2021

Whats New
Kasus Covid-19 Melonjak, PNS Dilarang Cuti Saat Libur Nasional

Kasus Covid-19 Melonjak, PNS Dilarang Cuti Saat Libur Nasional

Whats New
Sedang Cari Lowongan Pekerjaan? Segera Kunjungi Digital Career Expo 2021

Sedang Cari Lowongan Pekerjaan? Segera Kunjungi Digital Career Expo 2021

Rilis
Libur Nasional dan Cuti Bersama 2021 Direvisi Lagi, Apa Saja Yang Diganti ?

Libur Nasional dan Cuti Bersama 2021 Direvisi Lagi, Apa Saja Yang Diganti ?

Whats New
Pertamina Group Buka Lowongan Kerja, Cek Posisi dan Syaratnya

Pertamina Group Buka Lowongan Kerja, Cek Posisi dan Syaratnya

Work Smart
Kemnaker Gagalkan Pengiriman 11 Pekerja Migran Ilegal

Kemnaker Gagalkan Pengiriman 11 Pekerja Migran Ilegal

Rilis
Menaker Sebut Upah Buruh Turun 5,2 Persen Selama Pandemi Covid-19

Menaker Sebut Upah Buruh Turun 5,2 Persen Selama Pandemi Covid-19

Whats New
Bangun PLTA di Sumbar, PLN Dapat Dana Hiba Rp 20,55 dari Perancis

Bangun PLTA di Sumbar, PLN Dapat Dana Hiba Rp 20,55 dari Perancis

Whats New
Lelang Aset Asabri dan Jiwasraya, DJKN: Target Dapat Hasil Setinggi-tingginya

Lelang Aset Asabri dan Jiwasraya, DJKN: Target Dapat Hasil Setinggi-tingginya

Whats New
Kemenhub Mediasi Penyelesaian Santunan Pelaut RI yang Meninggal di Singapura

Kemenhub Mediasi Penyelesaian Santunan Pelaut RI yang Meninggal di Singapura

Whats New
Kapan Moge dan Brompton Selundupan Mantan Dirut Garuda Dilelang? Ini Kata DJKN

Kapan Moge dan Brompton Selundupan Mantan Dirut Garuda Dilelang? Ini Kata DJKN

Whats New
[TREN TEKNOLOGI KOMPASIANA] Perawatan Spooring dan Balancing | Masyarakat Jepang Ogah Gunakan Kendaraan Pribadi

[TREN TEKNOLOGI KOMPASIANA] Perawatan Spooring dan Balancing | Masyarakat Jepang Ogah Gunakan Kendaraan Pribadi

Rilis
IHSG Anjlok 1 Persen di Akhir Pekan, Rupiah Ikut Melemah

IHSG Anjlok 1 Persen di Akhir Pekan, Rupiah Ikut Melemah

Whats New
Saham Unilever Indonesia Anjlok 30,95 Persen sejak Awal Tahun, Ini Pemicunya

Saham Unilever Indonesia Anjlok 30,95 Persen sejak Awal Tahun, Ini Pemicunya

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X