Kompas.com - 24/06/2017, 14:03 WIB
|
EditorSri Noviyanti

Zakiah mengatakan, neneknya adalah orang Betawi asli, sedangkan kakeknya orang Arab. Dari neneknya pula, ia mendapat resep asli langsung.

"Bapak mertua saya juga dari Arab, lalu ibu mertua adalah orang Betawi dari Pondok Gede, Bekasi. Perjodohan keluarga karena sesama keturunan Arab-lah yang membuat saya menikah dengan suami," ujarnya. 

Berbekal resep asli, Zakiah dan suaminya, Fatahir, menyambung hidup dengan berjualan dodol. "Suami saya dulunya berprofesi sebagai penulis skenario film. Namun, beliau kena stroke beberapa tahun lalu," ujarnya.

Dalam keadaan begitu, Zakiah semakin getol berjualan dodol untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga. Anaknya yang cuma satu, yaitu laki-laki berumur 19 tahun, juga ikut membantu usaha rumahan tersebut.

“Untungnya, saya dibantu teman-teman. Mereka itu sesama pedagang usaha kecil dan menengah. Bantuan itu macam-macam, ada yang (bantu promosi) lewat penjualan online, ada juga yang menyediakan tempat,” tutur Zakiah.

Semangatnya bertambah kala wali kota Jakarta Selatan berjanji padanya akan membantu dengan memasukkan dagangan Zakiah ke minimarket asalkan mempunyai surat izin usaha dari Dinas Usaha Kecil dan Menengah.

Singkat cerita, Zakiah berniat mengurus surat izin tersebut setelah Lebaran nanti.

Proses pembuatan

Serba-serbi proses pembuatan dodol diceritakan pula oleh Zakiah. Ia bilang pembuatan dodol memakan waktu yang tak sedikit.

"Selama 6 sampai 7 jam (hanya) untuk mengaduk, belum termasuk memeras kelapa dan mencampur tepung. Adapun bahan-bahan yang dibutuhkan yaitu ketan, gula merah dan gula putih, kelapa, serta durian untuk menambah rasa," kata dia. 

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.