Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Perluas Bisnis AKAP, Blue Bird Siapkan Belanja Modal Rp 1,5 Triliun

Kompas.com - 18/01/2019, 18:03 WIB
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Editor

Sumber

JAKARTA, KOMPAS.com - Perusahaan transportasi PT Blue Bird Tbk (BIRD) menyiapkan rencana bisnis angkutan antar kota antar provinsi (AKAP) di tahun 2019. 

Michael Tene, Head of Investor Relations BIRD mengatakan, perseroan saat ini sudah mengoperasikan shuttle untuk tujuan Jakarta-Bandung. Di mana prosesnya dapat dipesan melalui e-commerce Traveloka. 

Selain itu Michael juga menuturkan terkait angkutan bandara juga sudah disiapakan armada dari pihak Blue Bird.

“Untuk angkutan bandara sudah ada armada kami di Jakarta Airport Connexion yaitu shuttle dari beberapa titik di Jakarta dan sekitarnya menuju ke Airport Soekarno Hatta,” tuturnya kepada Kontan.co.id pada, Jumat (18/1/2019).

Baca juga: Blue Bird dan BTN Kerja Sama Pembiayaan Perumahan

Ia menjelaskan, potensi bisnis shuttle memiliki nilai positif, apalagi dipengaruhi oleh Tol Elevated Cikampek akan rampung di pertengahan tahun 2019. Maka akan membuat perjalanan ke Bandung ataupun ke Jawa tengah lebih nyaman dibandingkan sekarang.

Oleh karena itu perusahaan dengan kode saham BIRD ini akan memfokuskan kepada pergantian kendaraan dan peningkatan utilisasi kendaraan operasi. Sementara Michael menegaskan telah mengestimasikan capital expenditure (CAPEX) sekitar Rp 1,5 triliun untuk tahun 2019.

"Di mana porsi paling besar adalah untuk pembelian kendaraan,” ujarnya.

 

Berita ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul: Perluas bisnis angkutan AKAP, Blue Bird siapkan capex Rp 1,5 triliun tahun ini

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Vira Widiyasari Jadi Country Manager Visa Indonesia

Vira Widiyasari Jadi Country Manager Visa Indonesia

Rilis
Ada Bansos dan Pemilu, Konsumsi Pemerintah Tumbuh Pesat ke Level Tertinggi Sejak 2006

Ada Bansos dan Pemilu, Konsumsi Pemerintah Tumbuh Pesat ke Level Tertinggi Sejak 2006

Whats New
Peringati Hari Buruh 2024, PT GNI Berikan Penghargaan Kepada Karyawan hingga Adakan Pertunjukan Seni

Peringati Hari Buruh 2024, PT GNI Berikan Penghargaan Kepada Karyawan hingga Adakan Pertunjukan Seni

Whats New
Kemenperin Harap Produsen Kembali Perkuat Pabrik Sepatu Bata

Kemenperin Harap Produsen Kembali Perkuat Pabrik Sepatu Bata

Whats New
IHSG Naik Tipis, Rupiah Menguat ke Level Rp 16.026

IHSG Naik Tipis, Rupiah Menguat ke Level Rp 16.026

Whats New
Warung Madura: Branding Lokal yang Kuat, Bukan Sekadar Etnisitas

Warung Madura: Branding Lokal yang Kuat, Bukan Sekadar Etnisitas

Whats New
Ini Tiga Upaya Pengembangan Biomassa untuk Co-firing PLTU

Ini Tiga Upaya Pengembangan Biomassa untuk Co-firing PLTU

Whats New
Strategi untuk Meningkatkan Keamanan Siber di Industri E-commerce

Strategi untuk Meningkatkan Keamanan Siber di Industri E-commerce

Whats New
Permendag Direvisi, Mendag Zulhas Sebut Tak Ada Masalah Lagi dengan Barang TKI

Permendag Direvisi, Mendag Zulhas Sebut Tak Ada Masalah Lagi dengan Barang TKI

Whats New
Pabrik Sepatu Bata Tutup, Kemenperin Bakal Panggil Manajemen

Pabrik Sepatu Bata Tutup, Kemenperin Bakal Panggil Manajemen

Whats New
Capai 12,5 Persen, Pertumbuhan Ekonomi Dua Wilayah Ini Tertinggi di Indonesia

Capai 12,5 Persen, Pertumbuhan Ekonomi Dua Wilayah Ini Tertinggi di Indonesia

Whats New
Per Februari 2024, Jumlah Pengangguran RI Turun Jadi 7,20 Juta Orang

Per Februari 2024, Jumlah Pengangguran RI Turun Jadi 7,20 Juta Orang

Whats New
Pembangunan Infrastruktur di Australia Jadi Peluang untuk Produsen Baja Lapis RI

Pembangunan Infrastruktur di Australia Jadi Peluang untuk Produsen Baja Lapis RI

Whats New
KAI Ubah Pola Operasi, 21 Kereta Berhenti di Stasiun Jatinegara

KAI Ubah Pola Operasi, 21 Kereta Berhenti di Stasiun Jatinegara

Whats New
Kejar Target 1 Juta Barrel Minyak, Industri Hulu Migas Hadapi Keterbatasan Rig

Kejar Target 1 Juta Barrel Minyak, Industri Hulu Migas Hadapi Keterbatasan Rig

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com