Lion Air Sebut Thailand Besok Larang Terbang Boeing 737 Max

Kompas.com - 13/03/2019, 20:12 WIB
Managing Director Lion Air Group Daniel Putut di Jakarta, Rabu (13/3/2019). KOMPAS.com/AKHDI MARTIN PRATAMAManaging Director Lion Air Group Daniel Putut di Jakarta, Rabu (13/3/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Operasional Lion Air, Daniel Putut mengatakan, mulai Kamis (14/3/2019) pemerintah Thailand akan melarang pesawat Boeing 737 Max beroperasi untuk sementara waktu.

“Regulatornya (Thailand) akan meng-grounded (Boeing 737 Max) mulai besok. Jadi kalau hari ini masih (bisa) terbang," ujar Daniel di Jakarta, Rabu (13/3/2019).

Daniel menambahkan, Lion Air Group pun akan mengikuti aturan tersebut. Lion Air Group sendiri memiliki lini di Thailand dengan nama Thai Lion.

Baca juga: Lion Air Tunda Kedatangan 4 Pesawat Boeing 737 Max 8 Tahun Ini

“Thai Lion ada dua pesawat ya. (Jenisnya Boeing 737) MAX 9. Tapi regulatornya meng-grounded mulai besok,” kata Daniel.

Sebelumnya, sejumlah negara mulai melarang pesawat Boeing 737 MAX untuk terbang.

Berikut daftar lengkapnya.

  1. Afrika Selatan (Comair)
  2. Uni Eropa
  3. Argentina (Aerolíneas Argentinas)
  4. Australia
  5. Austria
  6. Belanda
  7. Belgia
  8. Brasil (GOL Linhas Aéreas)
  9. China
  10. Ethiopia
  11. India
  12. Indonesia
  13. Irlandia
  14. Islandia (Icelandair)
  15. Italia
  16. Jerman
  17. Kepulauan Cayman (Cayman Airways)
  18. Malaysia
  19. Meksiko (Aeromexico)
  20. Mongolia (MIAT Mongolian Airlines)
  21. Maroko (Royal Air Maroc)
  22. Nowergia (Norwegian)
  23. Oman
  24. Polandia
  25. Perancis
  26. Singapura

Sebagai catatan, negara yang tidak dicantumkan nama maskapai berarti seluruh perusahaan penerbangan tidak diperkenankan untuk mengoperasikan Boeing 737 Max.

Baca tentang


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X