Go-Jek Luncurkan 2 Fitur Keamanan

Kompas.com - 15/03/2019, 14:23 WIB
Raditya Pradesha Wibowo, Global Health of Transpor Gojek saat memperkanal 2 fitur baru pada aplikasi Gojek, Jumat (14/3/2019). Fika Nurul UlyaRaditya Pradesha Wibowo, Global Health of Transpor Gojek saat memperkanal 2 fitur baru pada aplikasi Gojek, Jumat (14/3/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Go-Jek, perusahaan aplikasi on demand meluncurkan 2 fitur baru mulai hari ini, Jumat (15/3/2019).

Fitur ini untuk meningkatkan keamanan penumpang saat menggunakan layanan transportasi Go-Jek.

"Demi menjaga keamanan dan keselamatan penumpang, kami akan meluncurkan dua fitur baru mulai hari ini," kata Raditya Pradesha Wibowo, Global Health of Transport Go-Jek di Jakarta, Jumat (15/3/2019).

Baca juga: Astra International Tambah Investasi 100 Juta Dollar AS di Go-Jek

Menurut Chief of Corporate Affairs Go-Jek, Nita Marita, peluncuran dua aplikasi ini sebagai langkah proaktif untuk terus memperkuat dan memprioritaskan stakeholder, baik mitra pengemudi maupun penumpang. Dua fitur tersebut berupa program keamanan dan mitigasi risiko.

Fitur yang akan diluncurkanerupa tombol dengan gambar perisai yang bisa diakses dalam perjalanan bersama Go-Jek. Dalam tombol tersebut terdapat tiga pilihan yang bisa diakses oleh mitra pengemudi maupun penumpang.

Fitur pertama, penumpang maupun pengemudi bisa membagikan perjalanan real time melalui berbagai tautan media sosial dan copy-paste. Tujuannya agar lokasi penumpang bisa terpantau dengan orang yang dibagikan tersebut.

Selain itu, lokasi penjemputan, lokasi pengantaran, informasi lengkap mitra pengemudi juga terlihat dalam fitur ini.

Baca juga: Ekspansi di Jabar dan Banten, Go-Jek Utamakan Ojek Pangkalan

Fitur kedua yaitu tombol panggilan darurat. Ketika terjadi keadaan darurat dalam perjalanan, tombol darurat ini akan langsung terhubung ke call hotline unit darurat Go-Jek. Setelah itu, Go-Jek akan memastikan kondisi saat itu dan menanyakan lokasi kejadian.

Go-Jek juga akan berkoordinasi dengan kepolisian setempat dan ambulance bila keadaan sudah sangat darurat.

Tidak hanya untuk penumpang, driver pun bisa mengakses unit darurat tersebut. Diketahui, Go-Jek telah mempersiapkan tim call hotline di seluruh Indonesia.

Baca juga: Go-Jek Dapat Tambahan Modal dari Google, JD.com, hingga Mitsubishi

Namun, tombol darurat saat ini hanya bisa diakses dalam layanan Go-Car se-Jabodetabek. Kedepannya, Go-Jek akan memastikan tombol layanan darurat bisa diakses oleh semua fitur.

Selain dua fitur tersebut, Go-Jek juga menyiapkan buku panduan keamanan agar mitra maupun penumpang mengerti tata cara menggunakan dua fitur baru tersebut.

Lebih jauh, Go-Jek akan memberikan pelatihan dan penyuluhan kepada mitra pengemudi di seluruh Tanah Air agar dapat mencegah kekerasan seksual di ruang publik.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X