Kemenkeu Sasar Milenial Lewat SBR untuk Dongkrak Investor Domestik

Kompas.com - 04/05/2019, 06:58 WIB
Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kemenkeu Luky Alfirman saat membuka peluncura SR-011 di Jakarta, Jumat (1/3/2019).KOMPAS.com/AMBARANIE NADIA Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kemenkeu Luky Alfirman saat membuka peluncura SR-011 di Jakarta, Jumat (1/3/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Luky Alfirman mengatakan, pemerintah ingin memperbanyak keterlibatan investor domestik untuk berbagai produk investasi dalam negeri, terutama milenial.

Salah satu caranya dengan menerbitkan produk surat berharga negara ritel yang segmennya lebih kepada individu.

"Begitu kita bikin platformnya online, generasi milenial meningkat jadi 18 persen. Ini cara kita menarik investor domestik," ujar Luky di kompleks BI, Jakarta, Jumat (3/5/2019).

Luky menambahkan, dari Saving Bond Ritel SBR-006 yang dikeluarkan Maret 2019 lalu, sebanyak 65,34 persen dari 9.520 investor merupakan pemain baru. Generasi milenial mendominasi dari total investor baru sebesar 52,41 persen.

Melihat data tersebut, menunjukkan bahwa platform online membantu menyedot ketertarikan milenial karena kemudahan untuk berinvestasi.

"Sekarang kita bisa anytime, anywhere ikut investasi," kata Luky.

Diketahui, penjualan Savings Bond Ritel (SBR) seri SBR006 tercatat melebihi target. Hasil yang didapat sebesar Rp 2.259.225.000.000 dari Rp 2 triliun yang ditargetkan.   

Sebagaimana dikutip dari website Kementerian Keuangan, terjangkaunya berinvestasi pada SBR006 membuat para investor lebih banyak memilih investasi di kisaran Rp 1 juta hingga Rp 100 juta yang mencapai 67,02 persen. 

Capaian lainnya adalah adanya repeated order dari konsumen yang sudah pernah membeli Surat Utang Negara (SUN) sebesar 3.300 investor sejak instrumen ini dijual secara online. Pembelian dari saluran Mitra Distribusi Fintech juga mengalami peningkatan sebesar 22,20 persen dibanding pembelian SBR005.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X