Soal Penumpang Merasa Dikibuli Lion Air, Ini Kata Menhub

Kompas.com - 04/06/2019, 06:00 WIB
Pesawat Lion Air Boeing 737-900ER. SHUTTERSTOCKPesawat Lion Air Boeing 737-900ER.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bakal menindaklanjuti kasus penumpang Lion Air yang mengaku tidak mendapat kursi meski sudah memiliki tiket.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan pihaknya akan memeriksa pihak Lion Air terkait hal tersebut.

"Kalau ada satu dua orang itu temui, klarifikasi apa yang terjadi dan konfrontasikan dengan maskapai. Setelahnya kita akan ambil tindakan sesuai ketentuan," kata dia di Jakarta, Senin (3/6/2019).

Baca juga: Viral Penumpang Merasa Dikibuli Lion Air saat Mudik, Ini Kronologinya

Sebelumnya, seorang staf khusus Gubernur DKI Jakarta bernama Muhammad Chozin Amirullah merasa dibohongi oleh Lion Air saat dirinya hendak bertolak ke Bangka Belitung. Pasalnya, Chozin sampai tidak bisa terbang karena kursinya telah diisi penumpang lain.

Kejadian tak mengenakkan itu dibagikan Chozin pada akun Facebook miliknya. Cerita Chozin pun viral di media sosial.

Budi mengatakan pihaknya bakal meminta keterangan, baik dari penumpang maupun maskapai.

Baca juga: Cerita Staf Khusus Gubernur Pemprov DKI yang Ketinggalan Pesawat Lion Air

Pihaknya pun mengaku sudah menyampaikan hal ini ke Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Polana B Pramesti.

"Kami akan klarifikasi apakah yang terjadi itu suatu pelanggaran atau itu viral untuk diskreditkan korporasi tertentu," kata dia.

Update: Penjelasan Lion Air soal Penumpang yang Merasa Dikibuli



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X