Baru Menikah dan Ingin Punya Bayi, Simak Tips Keuangan Ini

Kompas.com - 02/07/2019, 12:40 WIB
Ilustrasi bayi kieferpixIlustrasi bayi

JAKARTA, KOMPAS.com - Anda baru menikah dan ingin segera mendapatkan momongan? persiapkan diri dengan baik tidak hanya secara mental namun juga keuangan.

Jangan sampai saat dibutuhkan, keuangan Anda dan pasangan Anda justru tidak bisa mencukupi segala kebutuhan, mulai dari biaya persalinan hingga uang masa depan anak Anda.

Oleh karena itu, menabung dan berinvestasi harus dimulai sebelum Anda merencanakan memiliki momongan.

Berikut tips keuangan bagi Anda yang akan memiliki momongan seperti dikutip dari Etnownews.com, Selasa (2/7/2019).

1. Perencanaan pra-persalinan

Mempertimbangkan biaya medis, biaya untuk pemeriksaan medis, tes diagnostik, dan rawat inap persalinan sangat besar, dianjurkan untuk menginvestasikan sejumlah uang setiap bulan dalam dana tunai.

Selain itu, Anda juga bisa bertanya kepada kantor Anda berkerja tentang asuransi grup (keluarga) atau tentunya tunjangan melahirkan atau persalinan.

Biaya tersebut tentunya akan cukup membantu menambah biaya persalinan Anda atau istri Anda. Selain itu siapkan juga dana saat cuti melahirkan diambil.

Baca juga: Bangun Kesuksesan Anak dengan Ajarkan Nilai Kebaikan

Penting untuk membangun simpanan darurat yang mungkin berguna pada saat darurat medis atau non-medis. Idealnya, dana ini harus memiliki jumlah yang sama dengan pengeluaran rumah tangga enam hingga sembilan bulan.

2. Perencanaan pasca-persalinan

Untuk memastikan arus kas yang lebih lancar setelah kelahiran bayi, Anda harus membuat perencanaan anggaran baru. Tambahkan pengeluaran baru yakni kebutuhan bayi, produk keuangan untuk mengamankan masa depan anak dan investasi untuk memenuhi tujuan yang berkaitan dengan anak.

Pengeluaran pasca memiliki bayi mungkin akan berbeda dari yang Anda rencanakan, namun perencanaan akan memberi Anda gambaran tentang pengeluaran yang melonjak.

Selain itu, pastikan Anda memilih paket asuransi jiwa untuk keluarga, termasuk anak Anda yang baru lahir. Namun, tetap disarankan asuransi yang dipilih tetap terjangkau.

Baca juga: Ayah dan Ibu, Ini 4 Cara Kreatif Ajarkan Keuangan pada Anak

Hal berikutnya yang sangat penting yakni berinvestasi untuk tujuan membiayai perkembangan dan pendidikan anak Anda. Anda dapat memilih investasi mulai dari deposto, reksa dana atau surat berharga negara.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X