Pertemuan Jokowi-Prabowo dan Pidato Visi Indonesia Bikin Rupiah Menguat

Kompas.com - 15/07/2019, 12:40 WIB
Presiden Joko Widodo dan rivalnya di Pilpres 2019 Prabowo Subianto akhirnya bertemu. Pertemuan terjadi di stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Sabtu (13/7/2019). KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTOPresiden Joko Widodo dan rivalnya di Pilpres 2019 Prabowo Subianto akhirnya bertemu. Pertemuan terjadi di stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Sabtu (13/7/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kurs rupiah kembali memasuki level di bawah Rp 14.000 per dollar AS. Mengutip data Bloomberg pukul 10.32 WIB, rupiah pasar spot menguat 0,51 persen ke Rp 13.936 per dollar AS.

Pada pukul 11.32 WIB, kurs rupiah menguat ke level Rp 13.925 per dollar AS. Kemudian, pada pukul 12.18 WIB, rupiah bertengger di level Rp 13.932 per dollar AS.

Terakhir, rupiah mencapai level di bawah Rp 14.000 per dollar ketika Februari lalu senilai Rp 13.992 per dollar AS. Senada, rupiah pada kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) menguat ke Rp 13.970 per dollar AS atau 0,82 persen dari posisi pekan kemarin Rp 14.085 per dollar AS.

Analis Monex Investindo Faisyal mengungkapkan penyebab penguatan ini lebih banyak berasal dari faktor domestik. Dari faktor domestik, Faisyal mengungkapkan pertemuan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Prabowo Subianto di akhir pekan lalu memberi dorongan paling besar terhadap penguatan rupiah di pagi ini.

"Paling tidak meredakan ketegangan politik sehingga investor cukup yakin perkembangan ekonomi akan berjalan cukup kondusif juga," ujar Faisyal.

Baca juga: Menguat, Rupiah Kembali ke Kisaran 13.900-an

Sependapat, Direktur Utama PT Garuda Berjangka Ibrahim juga menyebutkan dampak pertemuan Jokowi dan Prabowo merupakan yang utama dalam memberi pengaruh terhadap pergerakan rupiah.

Selain itu, Ibrahim juga menyebutkan adanya dampak dari pidato visi Indonesia yang disampaikan Presiden Jokowi, Minggu (15/7/2019) malam.

"Pidato Jokowi kemarin luar biasa karena akan fokus terhadap infrastruktur jadi sesuai dengan program saat pilpres. Ini memang sedikit mengangkat sentimen positif terhadap pergerakan rupiah," ujar Ibrahim.

Faisyal dan Ibrahim sependapat posisi rupiah di bawah Rp 14.000 per dollar AS ini akan bertahan sampai penutupan hari ini. Ibrahim menambahkan bahwa posisi sangat berpeluang bertahan selama sepekan.

"Penguatannya akan mengunci di level Rp 13.900-an dalam minggu ini karena data-data dalam negeri sangat bagus dan masih ada pengaruh dari pidato Powell yang akan menurunkan tingkat suku bunga," tambah Ibrahim. (Adrianus Octaviano)

 

Berita ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul: Rupiah bergerak menguat di bawah Rp 14.000, ini kata analis Monex Investindo

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X