PLN Perkirakan Ada 27 Juta Pelanggan 900 VA yang Dicabut Subsidinya

Kompas.com - 04/09/2019, 13:29 WIB
Direktur Pengadaan PLN  Djoko Abumanan. KOMPAS.com/AKHDI MARTIN PRATAMADirektur Pengadaan PLN Djoko Abumanan.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT PLN (persero) memprediksi ada 27 juta pelanggan 900 VA tak akan lagi mendapat subsidi dari pemerintah pada Januari 2020.

Hal ini ini merupakan dampak dari penurunan alokasi subsidi energi. Sebab, pada 2020 nanti Anggaran subsidi listrik hanya Rp 54,8 triliun.

“Nyambungnya kan 3 jutaan tiap tahun, nah kita prediksi Januari besok jumlahnya jadi 27 juta (pelanggan 900VA)," ujar Direktur  Pengadaan Strategis II PT PLN (Persero) Djoko Raharjo Abumanan di JCC Senayan, Jakarta, Rabu (4/9/2019).

Djoko menjelaskan, kebijakan tersebut dilakukan agar subsidi yang diberikan pemerintah tepat sasaran. Sebab, pemerintah saat ini menganggap pelanggan PLN dengan kapasitas 900 VA masuk dalam kategori mampu.

“Itu kan isu lama ya sebenarnya, bahwa subsidi itu harus terarah, tepat sasaran. PLN minta itu tepat sasaran,” kata Djoko.

Sebelumnya, Pemerintah mencabut subsidi listrik untuk pelanggan 900 VA pada 2020. Demikian salah satu hasil rapat panitia kerja anggaran di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (3/9/2019).

Selama ini pemerintah masih membarikan subsidi kepada 24,4 juta pelanggan listrik 900 VA.

Padahal pelanggan tersebut merupakan rumah tangga mampu. Adapun pelanggan 900 VA yang masuk kategori miskin hanya 7,17 juta rumah tangga.

Pada usulan di RAPBN 2020, Kementerian ESDM mengusulkan subsidi listrik Rp 62,2 triliun. Namun demkian, setelah rapat dengan Panjang Anggaran subsidi listrik menjadi Rp 54,8 triliun.

Angka subsidi listrik 2020 ini juga lebih kecil dari anggaran subsidi listrik pada 2019 yang sebesar Rp 65,3 triliun.

Klarifikasi PLN

PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) ( PLN) menyatakan jumlah pelanggan 900 VA terdiri dari 21,7 juta pelanggan non subsidi dan 6,9 juta pelanggan dengan subsidi.

Terkait dengan rencana pencabutan subsidi, nantinya hal itu kemungkinan akan berdampak hanya kepada 6,9 juta pelanggan yang saat ini menerima subsidi. Akan tetapi keputusan tersebut masih menunggu kajian dari Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K).

Hal itu meluruskan berita sebelumnya, yang menyatakan bahwa akan ada 27 juta pelanggan listrik 900 VA yang terkena dampak pencabutan subsidi. Selengkapnya silakan baca di sini.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X