KILAS

Kementan Minta Pemda Validasi Luas Baku Lahan Pertanian

Kompas.com - 20/09/2019, 08:00 WIB
Terlihat seoarang pegawai sedang membereskan karung untuk membungkus pupuk bersubsidi DOK. Humas Kementerian Pertanian RITerlihat seoarang pegawai sedang membereskan karung untuk membungkus pupuk bersubsidi

Maka dengan mempertimbangkan antisipasi kemungkinkan kekurangan pupuk di beberapa provinsi termasuk di Sumatera Utara, Ditjen PSP lakukan relokasi.

Khusus provinsi Sumatera Utara, alokasi semula untuk pupuk bersubsidi urea 96.893 ton naik menjadi 101.750 ton, SP36 dari 32.155 ton naik menjadi 33.773 ton, ZA 29.107 ton naik menjadi 34.107 ton, NPK 78.129 ton naik menjadi 83.221 ton.

"Seharusnya sudah tidak ada lagi kekurangan pupuk bersubsdi di Sumatera Utara," kata Sarwo.

Baca juga: Ini Solusi Kementan Hadapi Kelangkaan Pupuk Subsidi

Apalagi, kata dia, SK Dirjen tersebut sudah di-follow up Dinas Tanaman Pangan Provinsi Sumatera Utara.

Buktinya adalah dengan diterbitkannya Surat Keputusan Realokasi Kebutuhan Pupuk Bersubsidi ketiga yang ditanda tangani 12 Agustus 2019, termasuk di dalamnya Kabupaten Dairi.

"Jika masih terdapat kelangkaan pupuk atau kekurangan pupuk, Kementan akan segera tindak lanjuti dengan menerbitkan SK Dirjen kedua untuk merealokasi kebutuhan pupuk di Sumut," tutup Sarwo Edhy. 

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X