Bagaimana Harga Properti Pascabanjir Jabodetabek?

Kompas.com - 15/01/2020, 15:31 WIB
Banjir di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (1/1/2020). Sute DarmawijayaBanjir di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (1/1/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kawasan Jabodetabek dan sejumlah wilayah di Jawa Barat dan Banten dilanda banjir pada awal tahun 2020.

Menurut Head of Marketing Rumah.com Ike Hamdan menyatakan, properti merupakan salah sektor yang terkena dampak banjir di Jakarta.

Dampak terbesar dialami segmen residensial atau perumahan tapak, sehingga terjadi penyesuaian harga akibat perubahan supply dan demand terhadap perumahan yang terdampak banjir.

“Berdasarkan pengalaman selama ini, banjir besar biasanya terjadi pada kuartal pertama, bulan Januari hingga bulan Maret. Menurut data Rumah.com Property Index penurunan harga perumahan di kawasan yang terkena banjir tidak drastis dan hanya bersifat sementara,” kata Ike dalam keterangannya, Rabu (15/1/2020).

Baca juga: Simak, Cara Pilih Asuransi Banjir Berdasarkan Wilayah

Jika membandingkan data harga rumah dari Rumah.com Property Index terhadap wilayah yang terkena banjir dari tahun 2015 hingga 2018 menunjukkan tidak terjadi penurunan harga secara drastis, di beberapa wilayah malah terjadi kenaikan harga properti.

Menurut Ike, harga properti di suatu kawasan tidak akan mengalami penurunan secara drastis, malah justru mengalami kenaikan harga properti di beberapa wilayah.

“Relatif stabilnya harga properti paska terjadinya banjir karena walaupun wilayah yang terkena banjir tersebar, tapi dampaknya di masing-masing daerah tidak meluas, sehingga tidak terlalu mempengaruhi pasar properti seperti data yang ditunjukkan dari Rumah.com Property Index,” terang Ike.

Menurut Ike, harga properti di wilayah terdampak banjir memang cenderung stabil dan kecil kecenderungannya harganya akan turun.

Baca juga: 4 Tips Memulai Bisnis Properti Rentvesting

Untuk rumah-rumah berskala besar yang terkena banjir, mungkin akan ada promo menarik yang biasanya diberikan oleh pemilik rumah atau agen properti yang ditunjuk.

“Namun untuk rumah kecil harganya akan cenderung stagnan, karena harga rumahnya sudah murah, jadi tidak mungkin diberi diskon atau semacamnya jadi harganya hanya akan jalan di tempat saja,” kata Ike.

Halaman:
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X