Pertamina Bidik Posisi Top 100 Fortune Global pada 2026

Kompas.com - 03/02/2020, 13:39 WIB
Ilustrasi logo Pertamina. SHUTTERSTOCK/Joachim AffeldtIlustrasi logo Pertamina.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Pertamina (Persero) menyatakan, salah satu target jangka menengah perseroan adalah masuk ke dalam daftar Top 100 Fortune Global 500 pada 2026.

Direktur Perencanaan Investasi dan Manajemen Risiko Pertamina Heru Setiawan mengatakan, pada tahun lalu pihaknya berhasil menjadi satu-satunya perusahaan Indonesia yang masuk ke daftar Fortune Global 500, menempati peringkat ke-175.

"Saat ini Pertamina berada di peringkat 175, tahun 2026 kita (menargetkan) jadi top 100," kata dia di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (3/2/2020).

Baca juga: Masuk Daftar 500 Fortune Global, Peringkat Pertamina Kalahkan Facebook

Oleh karenanya, Heru berharap Pertamina mampu terus memperbaiki kinerja ke depannya.

"Kita berharap dengan dukungan dari masyarakat dan anggota dewan target ini bisa tercapai," ujarnya.

Sebagai informasi, Fortune Global 500 merupakan daftar 500 perusahaan dunia yang memiliki pendapatan kotor terbesar yang dikumpulkan Fortune.

Pertamina pada tahun lalu berhasil menempati peringkat ke 175 Fortune Global 500 dengan mencatkan total pendapatan sepanjang tahun 2018 sebesar 57,933 miliar dollar AS, meningkat 34,9 persen dari 2017.

Kendati demikian, berdasarkan hasil laporan keuangan 2019 yang belum diaudit, total pendapatan Pertamina justru turun menjadi 52,4 miliar dollar AS.

"Dilihat dari revenue, tahun 2017 itu 46 miliar dollar AS, kemudian di 2019 52,4 miliar dollar AS. Ini penurunan dari 2018 yakni sebesar 57,9 miliar dollar AS," tutur Heru.

Baca juga: Pada 2019, Laba Pertamina Turun Jadi Rp 29,4 Triliun

Salah satu penyebab merosotnya pendapatan perseroan diakibatkan adanya penurunan rata-rata harga acuan minyak mentah Indonesia (ICP) sepanjang 2019 menjadi 62,3 dollar AS per barel dari tahun sebelumnya 67,5 dollar AS per barel.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bank Hana Fasilitasi Green Loan Chandra Asri Sebesar Rp 188,5 Miliar

Bank Hana Fasilitasi Green Loan Chandra Asri Sebesar Rp 188,5 Miliar

Whats New
AP I Catat Jumlah Penumpang Pesawat Capai 6,12 Juta di Kuartal I-2021

AP I Catat Jumlah Penumpang Pesawat Capai 6,12 Juta di Kuartal I-2021

Whats New
Adaro Energy Jajaki Lini Bisnis ke Sektor Energi Hijau

Adaro Energy Jajaki Lini Bisnis ke Sektor Energi Hijau

Whats New
Ingin Jadi Agen Frozen Food Fiesta? Simak Cara Daftar dan Persyaratannya

Ingin Jadi Agen Frozen Food Fiesta? Simak Cara Daftar dan Persyaratannya

Smartpreneur
Siap-siap, Transaksi Mata Uang Kripto Bakal Kena Pajak

Siap-siap, Transaksi Mata Uang Kripto Bakal Kena Pajak

Whats New
Cerita Boy Thohir, Bos Adaro yang Pernah Masuk ICU 11 Hari karena Covid-19

Cerita Boy Thohir, Bos Adaro yang Pernah Masuk ICU 11 Hari karena Covid-19

Whats New
Mengenal Zakat Mal: Pengertian, Hukum, dan Cara Menghitungnya

Mengenal Zakat Mal: Pengertian, Hukum, dan Cara Menghitungnya

Whats New
Neraca Perdagangan Surplus Karena UMKM Ekspor Terus Tumbuh

Neraca Perdagangan Surplus Karena UMKM Ekspor Terus Tumbuh

Whats New
OJK Minta Perusahaan Asuransi Selesaikan Aduan Nasabah terkait Unitlink

OJK Minta Perusahaan Asuransi Selesaikan Aduan Nasabah terkait Unitlink

Whats New
Dari 64,2 Juta UMKM di Indonesia, Baru 13 Persen yang Telah Lakukan Digitalisasi

Dari 64,2 Juta UMKM di Indonesia, Baru 13 Persen yang Telah Lakukan Digitalisasi

Whats New
Menaker: Belum Ada Perusahaan yang Menyatakan Tidak Mampu Bayar THR

Menaker: Belum Ada Perusahaan yang Menyatakan Tidak Mampu Bayar THR

Whats New
Gojek-Tokopedia Merger, Bos Gojek Andre Soelistyo Disebut Jadi Pemimpinnya

Gojek-Tokopedia Merger, Bos Gojek Andre Soelistyo Disebut Jadi Pemimpinnya

Whats New
[TREN EDUKASI KOMPASIANA] 'Reading Habit' pada Siswa | Pendidikan Perempuan dan Kesuksesannya | Mengatasi Ujian Bahasa Indonesia yang Sulit

[TREN EDUKASI KOMPASIANA] "Reading Habit" pada Siswa | Pendidikan Perempuan dan Kesuksesannya | Mengatasi Ujian Bahasa Indonesia yang Sulit

Rilis
Soal Deposito Raib, Bank Mega Syariah: Dana Telah Masuk ke Rekening Perusahaan

Soal Deposito Raib, Bank Mega Syariah: Dana Telah Masuk ke Rekening Perusahaan

Whats New
YDBA Beri Pembinaan untuk Para Perajin Cangkul di Klaten

YDBA Beri Pembinaan untuk Para Perajin Cangkul di Klaten

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X