Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Naiknya Harga Rokok Picu Inflasi, Sri Mulyani Sebut Hanya Musiman

Kompas.com - 03/02/2020, 14:28 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan inflasi pada bulan Januari sebesar 0,39 persen.

Tingkat inflasi tersebut dipicu oleh naiknya beberapa harga komoditas, termasuk harga rokok.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menilai, naiknya beberapa harga komoditas termasuk rokok jangan terlalu dikhawatirkan. Sebab, kenaikan harga hanya terjadi secara musiman.

"Enggak apa-apa. Itu seasonal (musiman) aja," kata Sri Mulyani usai memberikan kuliah umum di UI Salemba, Jakarta, Senin (3/2/2020).

Baca juga: Januari 2020, Inflasi Capai 0,39 Persen

Mantan Direktur Bank Dunia ini menyebut, kenaikan harga komoditas lainnya juga dipengaruhi oleh curah hujan tinggi sepanjang Januari 2020.

Hal tersebut mendorong biaya logistik yang mengangkut komoditas-komoditas akan tinggi dan jauh lebih mahal. Kendati demikian, dia optimis laju inflasi akan terjaga.

"Ya kalau kita lihat kan Januari terutama dengan adanya hujan dan logistik mungkin akan mempengaruhi. Jadi tetap optimis akan terjaga," ungkap Sri Mulyani.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di Jakarta, Kamis (30/1/2020).KOMPAS.COM/MUTIA FAUZIA Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di Jakarta, Kamis (30/1/2020).

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, Badan Pusat Statistik ( BPS) mencatat nilai inflasi pada Januari 2020 sebesar 0,39 persen. Adapun tingkat inflasi tahun ke tahun atau year on year (yoy) sebesar 2,68 persen.

Baca juga: BPS: Rokok Penyumbang Terbesar Kedua pada Garis Kemiskinan

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, sejumlah komoditas yang menjadi faktor penyumbang inflasi antara lain, kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 1,62 persen serta kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,12 persen.

Ada pula kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,13 persen, serta kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,09 persen.

"Inflasi tertinggi terjadi di Meulaboh sebesar 1,44 persen dengan IHK sebesar 106,20 dan terendah terjadi di Gorontalo sebesar 0,03 persen dengan IHK sebesar 103,61,” ujar Kepala BPS Suhariyanto di kantornya, Jakarta, Senin (3/2/2020).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+