Menteri Desa Minta Konfirmasi ke Andi Taufan Garuda terkait Surat ke Camat

Kompas.com - 14/04/2020, 18:38 WIB
Menteri Desa PDTT Abdul Halim Iskandar dalam suatu kesempatan Dok. Kemendes PDTTMenteri Desa PDTT Abdul Halim Iskandar dalam suatu kesempatan

JAKARTA, KOMPAS.com - Staf Khusus milenial Presiden Joko Widodo, Andi Taufan Garuda Putra mengirimkan surat dengan kop Sekretariat Kabinet kepada camat di seluruh Indonesia.

Melalui surat tersebut, para camat diminta untuk mendukung edukasi dan pendataan kebutuhan alat pelindung diri (APD) demi melawan wabah virus corona (Covid-19) yang dilakukan oleh perusahaan pribadi Andi, yakni PT Amartha Mikro Fintek.

Dalam surat tersebut juga, tercantum salah tembusan yang dituju adalah Kementerian Desa, Pembangunan Desa Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT).

Menanggapi hal itu, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar mengaku sudah meminta konfirmasi kepada Andi terkait kebenaran surat tersebut.

"Pertama (Andi) secara resmi mengakui suratnya dia," ujar dia.

Baca juga: Menteri Desa: Uang Bukan Satu-satunya Solusi Atasi Kesenjangan

Meskipun dinilai memiliki tujuan yang baik, Abdul Halim meminta Andi untuk melakukan perbaikan cara penyampaian surat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kita sarankan karena melihat semangat dan niat baik luar biasa untuk berpartisipasi dalam melawan wabah Covid-19 ini, maka kita bilang untuk niat baiknya terus diteruskan, tetapi mekanismenya dibenahi, suaya tidak keliru," ucapnya.

Sebagai informasi, saat ini tengah ramai dibicarakan surat yang ditulis oleh Andi Taufan mengirim kepada semua camat di Indonesia dengan menggunakan kop resmi Sekretariat Kabinet RI.

Melalui surat tersebut, Andi menawarkan bantuan dari usaha yang ia miliki, Amartha, untuk membantu camat dalam melaksanakan misi pendataan dan edukasi virus corona.

Surat tersebut dikecam sebagian warganet. Mereka berpendapat, tindakan itu melibatkan perusahaan pribadi, apalagi sampai mengirimkan surat ke camat untuk membantu aktivitas perusahaannya merupakan hal yang tidak pantas.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.