Kementerian ESDM Optimistis Bisa Lelang 5 WK Panas Bumi Tahun ini

Kompas.com - 06/08/2020, 12:22 WIB
Sumur-sumur panas bumi (geothermal) di PLTP Lahendong unit 5 dan 6. Ada 5 sumur yang beroperasi saat ini dari 6 sumur yang ada Aprilia Ika/Kompas.comSumur-sumur panas bumi (geothermal) di PLTP Lahendong unit 5 dan 6. Ada 5 sumur yang beroperasi saat ini dari 6 sumur yang ada

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan melelang 10 wilayah kerja (WK) minyak dan gas bumi (migas), meski masih dilanda pandemi Covid-19 tahun ini.

Plt Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM, Ego Syahrial, menproyeksikan, sebanyak 5 dari 10 WK yang ditawarkan bisa diteken pada tahun ini. Ia pun mengakui tidak semua WK dapat diteken kontrak di tengah kondisi global yang tidak pasti saat ini.

Mengacu pada kondisi industri hulu migas yang masih berfluktuasi, perusahaan-perusahaan migas global masih menerapkan efisiensi yang berimbas pada pemangkasan anggaran investasinya.

Baca juga: Galakkan Eksplorasi Panas Bumi, Pemerintah Siap Naikkan Anggaran hingga 6 Kali Lipat

Ada dua mekanisme lelang yang digunakan yakni reguler dan penawaran langsung. Menurutnya dengan penawaran langsung kepastiannya akan tinggi dan interaksi interaksi dengan badan usaha kan intens. 

"Kalau reguler ini mereka sangat mencermati dengan harga minyak saat ini. Kita tidak akan menunggu sampai 10 nya. Jadi yang lelang langsung 3 atau 5 besar sampai akhir tahun ini saya optimis tanda tangan, khususnya penawaran langsung," ujarnya, dalam konferensi pers virtual, Rabu (5/8/2020). 

Adapun, WK yang akan ditawarkan langsung adalah Merangin III, Sekayu, North Kangean, Cendrawasih VIII, Mamberamo, sedangkan untuk lelang reguuler yakni West Palmerah, Rangkas, Liman, Bose, dan Marataua II.

10 WK tersebut memiliki potensi sumber daya minyak sebesar 3,4 miliar barel dan potensi sumber daya gas sebesar 5 trillion cubic feet (TCF).

Sebagai informasi, lelang semula bakal dilakukan pada kuartal I dan kuartal II tahun ini. Namun, lelang diundur ke kuartal III dan kuartal IV, menyusul sempat merosotnya harga minyak dunia pada Maret lalu.

"Kami dalam waktu dekat akan memutuskan apakah di akhir triwulan ketiga atau triwulan empat tahun ini," ucap Ego.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X