Ingin Investasi Bitcoin? Pahami Risiko-risiko Berikut

Kompas.com - 20/12/2020, 12:14 WIB
Ilustrasi Bitcoin Novikov Aleksey/ShutterstcokIlustrasi Bitcoin

Namun di kisaran bulan April tahun berikutnya, nilainya turun lebih dari 65 persen menjadi 5.900 dollar AS per atau sekitar Rp 81,1 juta per koin.

"Bitcoin bisa menjadi korban dari kesuksesannya sendiri," ujar Wahyu.

Hal serupa diungkapkan Direktur Solid Gold Berjangka Dikki Soetopo.

Menurut dia, fenomena kenaikan nilai tukar bitcoin yang terjadi begitu cepat sekaligus menunjukkan harga bitcoin bisa merosot dengan cepat pula.

"Selain itu ada masalah legalitas, pemerintah tidak bisa ikut campur terhadap naik turunnya nilai Bitcoin," jelas dia.

"Tidak ada penanggung jawab apabila nilai bitcoin sangat fluktuatif. Karena fluktuasi harga bitcoin sangat bergantung pada permintaan dan penawaran," jelas dia.

Baca juga: Terus Menguat, Mungkinkah Harga Bitcoin Bakal Anjlok Parah seperti Tahun 2018?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.