Kompas.com - 30/06/2021, 10:36 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah tengah menyiapkan upaya penyelamatan untuk PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA). Salah satunya melalui skema dana talangan berbentuk mandatory convertible bond (MCB) alias surat utang yang wajib dikonversi ke saham senilai Rp 8,5 triliun.

Kementerian Keuangan, melalui PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) menjadi pelaksana investasi pemerintah tersebut. Pada Februari lalu, Garuda telah menerima pencairan MCB tahap pertama senilai Rp 1 triliun.

Namun memburuknya kinerja GIAA belakangan ini membuat rencana pencairan tahap kedua tersendat. Alasannya, maskapai penerbangan itu tak memenuhi key performance indicator (KPI) yang disyaratkan.

Baca juga: Panduan Pendaftaran CPNS di SSCASN 2021 www.sscasn.bkn.go.id

Direktur Pembiayaan & Investasi SMI Sylvi J. Gani mengatakan, kini perusahaan masih berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan sebagai investor. Diantaranya terkait syarat pencairan atau penarikan dana untuk Garuda Indonesia.

Pembahasan masih berlangsung alot karena bisnis Garuda yang semakin terpukul akibat Covid-19. Bahkan, kinerja perusahaan jauh menurun dibandingkan pada saat kesepakatan MCB diteken pada Desember 2020 silam.

"Kondisi Garuda saat ini memang mengalami perubahan atau pengurangan kinerja yang cukup signifikan dibandingkan pada saat komitmen MCB ini diberikan," kata Sylvi, dalam diskusi daring Selasa (29/6/2021).

Oleh karena itu, pemerintah terus memonitor perkembangan Garuda atas upaya - upaya perbaikan yang dilakukan. Hal bertujuan agar MCB atau investasi pemerintah ini menjadi solusi untuk pemulihan Garuda Indonesia. (Reporter: Ferrika Sari | Editor: Herlina Kartika Dewi)

Baca juga: Penumpang Garuda Indonesia Bisa Dapat Layanan Vaksinasi Covid-19 di Bandara Soekarno-Hatta

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul: Soal dana talangan dari SMI untuk Garuda Indonesia (GIAA), begini perkembangannya

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kode Bank BCA, BRI, BNI, Mandiri, BSI, BTN, dan Lainnya

Kode Bank BCA, BRI, BNI, Mandiri, BSI, BTN, dan Lainnya

Spend Smart
Hampir Rampung, Pembangunan Pelabuhan Laut Sanur Bali Capai 94 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Pelabuhan Laut Sanur Bali Capai 94 Persen

Whats New
Mengekor Wall Street, IHSG Dibuka di Zona Merah

Mengekor Wall Street, IHSG Dibuka di Zona Merah

Whats New
Menakar Langkah Menhub Mencari Operator Terminal Peti Kemas Patimban

Menakar Langkah Menhub Mencari Operator Terminal Peti Kemas Patimban

Whats New
Survei Mekari: 74 Persen Karyawan Percaya Kesejahteraan Finansial Memburuk Selama Pandemi

Survei Mekari: 74 Persen Karyawan Percaya Kesejahteraan Finansial Memburuk Selama Pandemi

Whats New
Dapat PMN Rp 10 Triliun, PLN Sudah Petakan Wilayah 3T Yang Belum Teraliri Listrik

Dapat PMN Rp 10 Triliun, PLN Sudah Petakan Wilayah 3T Yang Belum Teraliri Listrik

Whats New
Presiden Minta PLTU Batu Bara Dipensiunkan, Bagaimana Nasib Pekerjanya?

Presiden Minta PLTU Batu Bara Dipensiunkan, Bagaimana Nasib Pekerjanya?

Whats New
Dorong Implementasi Jargas, PGN Subholding Gas Pertamina Kerja Sama dengan Jaya Real Property

Dorong Implementasi Jargas, PGN Subholding Gas Pertamina Kerja Sama dengan Jaya Real Property

Whats New
Lelang Rumah Murah di Malang, Nilai Limit Rp 100 Jutaan

Lelang Rumah Murah di Malang, Nilai Limit Rp 100 Jutaan

Spend Smart
BLT BBM 2022 Tahap 2 Cair November, Ini Cara Daftar Penerima secara Online

BLT BBM 2022 Tahap 2 Cair November, Ini Cara Daftar Penerima secara Online

Whats New
 Turun Rp 4.000 Per Gram, Simak Rincian Harga Emas Antam Hari Ini

Turun Rp 4.000 Per Gram, Simak Rincian Harga Emas Antam Hari Ini

Whats New
Lewat Ditjen Binwasnaker dan K3, Menaker Ida Perluas Layanan Pengawasan Ketenagakerjaan

Lewat Ditjen Binwasnaker dan K3, Menaker Ida Perluas Layanan Pengawasan Ketenagakerjaan

Rilis
Jawab Tuntutan Riset dan Inovasi, Erick Thohir Luncurkan Program “KeRIs”

Jawab Tuntutan Riset dan Inovasi, Erick Thohir Luncurkan Program “KeRIs”

Whats New
Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Spend Smart
Harga Minyak Dunia Naik Tipis di Tengah Penolakan AS terhadap Pemangkasan Produksi OPEC+

Harga Minyak Dunia Naik Tipis di Tengah Penolakan AS terhadap Pemangkasan Produksi OPEC+

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.