Ini Strategi Bank Mandiri Capai Pertumbuhan Kredit 7 Persen di Tahun 2021

Kompas.com - 08/09/2021, 15:31 WIB
Ilustrasi Bank Mandiri. kode bank mandiri (Rafapress/SHUTTERSTOCK) Ilustrasi Bank Mandiri. kode bank mandiri

Namun, BMRI tetap waspada dalam mengeksekusi rencana bisnis ke depan.

Di sisi lain, pembiayaan ke segmen UMKM tercatat naik 20,1 persen YoY menjadi Rp 98,3 triliun hingga kuartal II 2021.

Baca juga: Kimia Farma Beri Diskon Khusus bagi Nasabah Bank Mandiri Taspen

Dia bilang, ada atau tidaknya merger Bank Syariah Indonesia (BSI), tidak mempengaruhi pertumbuhan kredit Bank Mandiri saat ini.

“Sekiranya tidak ada merger Bank Syariah Indonesia, kredit Bank Mandiri juga mengalami perumbuhan yang sangat baik dimana kredit tumbuh kurang lebih 8 persen, jadi antara merger dan non merjer Bank Mandiri juga mengalami perumbuhan yang baik,” jelas Sigit.

Dari sisi penghimpunan dana pihak ketiga (DPK), DPK Bank Mandiri secara konsolidasi hingga kuartal II 2021 tumbuh 19,73 persen YoY menjadi Rp 1.169,2 triliun, dengan komposisi dana murah sebesar 68,49 persen.

Pertumbuhan dana murah terutama di dorong oleh pertumbuhan giro (bank only) sebesar 40,9 persen YoY di kuartal II 2021.

“Kalau pencapaian hanya Bank Mandiri saja atau bank only ratio dana murah tercatat sebesar 73,2 persen. Ini angka yang sangat bagus dan bisa kita capai di semester I tahun 2021,” jelas dia.

Baca juga: Bisa Dihubungi 24 Jam, Berikut Layanan Call Center Bank Mandiri

Sigit menambahkan, ekspansi kredit dilakukan dengan tetap mengedepankan kualitas sehingga pertumbuhan tersebut juga diimbangi dengan kualitas kredit yang cukup terjaga dengan rasio NPL gross sebesar 3,08 persen turun 21 bps YoY.

BMRI juga menjaga coverage ratio tetap terjaga di level 221,87 persen.

Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang telah disalurkan BMRI sebesar Rp 19,68 triliun pada akhir paruh pertama tahun ini atau 63,5 persen dari target 2021, dengan jumlah penerima lebih dari 200.000 debitur UMKM dan kualitas yang terjaga baik.

Sementara untuk program restrukturisasi kredit terdampak pandemi, Bank Mandiri telah memberikan persetujuan restrukturisasi debitur terdampak pandemi yaitu kepada lebih dari 548 ribu debitur dengan nilai persetujuan sebesar Rp 126,5 triliun.

Dari nilai tersebut, hingga Juni 2021, total baki debet restrukturisasi Covid-19 sebesar Rp 96,5 triliun, di mana 62 persen dari total debitur restrukturisasi merupakan pelaku usaha UMKM.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.