Sri Mulyani: Integritas Bermasalah, Ada 127 Kepala Daerah Jadi Terpidana Kasus Korupsi

Kompas.com - 13/09/2021, 13:09 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati melaporkan Hasil Rapat Berkala KSSK terhadap stabilitas sistem keuangan kuartal II 2021. Dok. Kementerian KeuanganMenteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati melaporkan Hasil Rapat Berkala KSSK terhadap stabilitas sistem keuangan kuartal II 2021.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, tata kelola penyelenggaraan keuangan pemerintah daerah (Pemda) belum optimal, meski pemerintah pusat sudah melakukan desentralisasi fiskal alias otonomi daerah sejak tahun 2004.

Bendahara Negara ini menyebut, belum optimalnya tata kelola terlihat dari disparitas kinerja Pemda di masing-masing daerah.

Begitu pula adanya isu transparansi dan integritas kepala daerah.

Baca juga: Ini Pesan Sri Mulyani agar RI Jadi Negara Maju

"Bahkan isu transparansi dan integritas selain kompetensi juga sangat menonjol dari publik sejak tahun 2004. Ada 127 kepala daerah yang menjadi terpidana kasus korupsi," kata Sri Mulyani dalam rapat kerja bersama Komisi XI membahas RUU HKPD, Senin (13/9/2021).

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini menjelaskan, kinerja yang tidak optimal juga terlihat dari masih rendahnya nilai reformasi birokrasi Pemda yang sebagian besar masih berpredikat CC dan C.

Belum optimalnya pengelolaan keuangan daerah terlihat dari indikasi besarnya belanja birokrasi, seperti belanja pegawai serta belanja barang dan jasa.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berdasarkan hasil observasi, rata-rata belanja pegawai di daerah mencapai 59 persen dari total anggaran daerah dalam 3 tahun terakhir.

"Kolaborasi antardaerah maupun dalam menciptakan daya tarik, daya investasi, daya competitiveness dari daerah terlihat masih sangat terbatas, 60 persen daerah memiliki indeks daya saing yang sedang atau rendah berdasarkan survei BRIN 2021," ucap Sri Mulyani.

Baca juga: Sri Mulyani: Majunya Negara Ditentukan oleh Kualitas SDM, Terutama Anak Muda...

Padahal, kata dia, kapasitas daerah dalam melakukan berbagai urusan pemerintah menjadi faktor penting dalam mencapai tujuan bernegara.

Belum optimalnya kapasitas daerah menyebabkan semakin sulitnya mencapai tujuan bernegara.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.