Temukan 8 Kapal di Pelabuhan Muara Angke Tak Laik Jalan, Menhub Imbau Pemiliknya Lengkapi Persyaratan

Kompas.com - 03/05/2022, 16:30 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) meninjau Pelabuhan Muara Angke, Jakarta Utara untuk memastikan aspek kelaikan kapal.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, dari hasil ramp check yang telah dilakukan terhadap kapal-kapal di Pelabuhan Muara Angke, terdapat sejumlah kapal yang dinyatakan tidak laik jalan.

"Dari 31 kapal, sebanyak 23 kapal di Muara Angke dinyatakan memenuhi syarat keselamatan dan dapat beroperasi," ujar Budi dalam keterangannya, Selasa (3/5/2022).

Baca juga: Menhub: Rayakan Idul Fitri Bersama Keluarga dengan Tetap Terapkan Prokes

Dia pun mengimbau para pemilik kapal untuk melengkapi syarat-syarat perjalanan dan Surat Perintah Berlayar atau SPB.

Pada kesempatan yang sama, Kepala KSOP Kelas IV Muara Angke Dimyati mengatakan, terdapat kenaikan jumlah penumpang sebesar 300 persen selama periode mudik Lebaran 2022 dibandingkan hari normal.

Pada H-1 Lebaran atau 30 April 2022, jumlah penumpang di Pelabuhan Muara Angke mendekati 2.000 penumpang.

"Pada masa puncak seharinya bisa mencapai 3.000 sampai 4.000 penumpang," kata Dimyati.

Baca juga: Menhub Sebut Kepadatan Kendaraan di Pelabuhan Merak Mulai Terurai

Oleh karenanya, pada periode mudik Lebaran 2022, KSOP Muara Angke telah menyiapkan sebanyak 23 kapal.

Dari jumlah tersebut sebanyak 18 kapal yang dioperasikan dan 5 kapal sebagai cadangan untuk mengantisipasi lonjakan jumlah penumpang.

"Untuk mengantisipasi lonjakan, kami menyiapkan kapal-kapal cadangan," ucapnya.

Sebagai informasi, Pelabuhan Muara Angke mayoritas melayani rute ke Kepulauan Seribu.

Pelabuhan ini selalu ramai pada periode mudik Lebaran, karena banyak masyarakat yang melakukan perjalanan wisata.

Saat ini dermaga penumpang di Pelabuhan Muara Angke sudah dikembangkan lebih besar, mirip seperti terminal bandara dengan pelayanan yang lebih baik.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.