Kompas.com - 20/05/2022, 09:27 WIB
Penulis Kiki Safitri
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di zona hijau pada awal perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jumat (20/5/2022). Demikian juga dengan mata uang garuda yang menguat pada perdagangan pasar spot.

Melansir data RTI, pukul 09.15 WIB, IHSG berada pada level 6.871,06 atau naik 47,72 poin (0,7 persen) dibanding penutupan sebelumnya pada level 6.823,33.

Sebanyak 276 saham melaju di zona hijau dan 144 saham di zona merah. Sedangkan 157 saham lainnya stagnan. Adapun nilai transaksi hingga saat ini mencapai Rp 1,9 triliun dengan volume 2,9 miliar saham.

Baca juga: Bitcoin dkk Menguat, Cek Harga Kripto Hari Ini

Bursa Asia hijau dengan kenaikan Nikkei 1,17 persen, Strait Times 1,36 persen, Hang Seng Hong Kong 2,2 persen, dan Shanghai Komposit 1,02 persen.

Wall Street pada penutupan pagi ini merah dengan penurunan Dow Jones Industrial Average (DJIA) 0,75 persen, S&P 500 turun 0,59 persen, dan Nasdaq Composite melemah 0,2 persen.

Baca juga: Makin Berkilau, Harga Emas Antam Melonjak Rp 12.000 Jadi Rp 985.000 Per Gram Hari Ini

Sebelumnya, Research Analyst Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper mengatakan, secara teknikal candlestick membentuk higher high dan higher low mengindikasikan potensi penguatan. Pergerakan akan didorong rilis kinerja emiten kuartal I tahun 2022.

“IHSG diprediksi Menguat terbatas. Namun Penguatan ini diperkirakan akan bersifat sementara dikarenakan masih akan ada tekanan dari sentimen global terkait inflasi berkepanjangan dan kebijakan The Fed kedepan,” kata Dennies dalam rekomendasinya.

Baca juga: Wall Street Berakhir Merah, Investor Masih Lakukan Aksi Jual, Saham–saham Retail Masih Tertekan

Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS di pasar spot pagi ini menguat. Melansir Bloomberg, pukul 09.19 WIB rupiah bergerak pada level Rp 14.650 per dollar AS, atau naik 70 poin (0,47 persen) dibanding penutupan sebelumnya di level Rp 14.720 per dollar AS.

Pengamat pasar uang Ariston Tjendra mengatakan, nilai tukar rupiah menguat terhadap dollar AS karena data klaim tunjangan pengangguran mingguan AS menunjukan kenaikan dibanding pekan sebelumnya dan ini tidak sesuai ekspektasi pasar.

"Rupiah menguat didukung oleh kondisi ekonomi yang solid. Sentimen aset berisiko jadi positif pagi ini karena berkurangnya ekspektasi seperti disebut di atas," kata Ariston kepada Kompas.com.

Ariston memprediksi rupiah hari ini akan bergerak pada kisaran Rp 14.650 per dollar AS sampai dengan Rp 14.750 per dollar AS.

Disclaimer: Artikel ini bukan untuk mengajak membeli atau menjual saham. Segala rekomendasi dan analisa saham berasal dari analis dari sekuritas yang bersangkutan, dan Kompas.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Keputusan investasi ada di tangan Investor. Pelajari dengan teliti sebelum membeli/menjual saham.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.