Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Menaker: Wisatawan Meningkat, Pekerja yang Kena PHK Bisa Kembali Kerja

Kompas.com - 14/11/2022, 10:43 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengatakan, tumbuhnya wisatawan di Bali pasca-pandemi Covid-19 akan meningkatkan perekonomian Indonesia dan menekan pengangguran.

"Dengan tumbuhnya kembali wisatawan maka insya Allah pengangguran kita tekan, kemudian teman-teman yang sempat dirumahkan, bahkan di PHK akibat pandemi Covid-19 bisa bekerja kembali," kata Menaker usai menghadiri acara Dialog dengan FSP Parekraf KSPSI dan DPD KSPSI Bali, dikutip melalui siaran pers Kemenaker, Senin (14/11/2022).

Apalagi saat ini, Indonesia tengah menjadi tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20, dan Bali sebagai daerah yang terpilih untuk pelaksanaan ajang internasional tersebut.

Baca juga: Menaker Sebut 5 Peran L20 sebagai Upaya Keberlangsungan Usaha, Apa Saja?

Kesiapan Indonesia, khususnya Bali sebagai tuan rumah menunjukkan bahwa Pulau Dewata siap menerima kunjungan wisatawan dari berbagai negara.

"Dengan adanya perhelatan di Bali ini, insya allah Bali bangkit," ucap Menaker.

Selama dua tahun, sektor pariwisata merupakan salah satu sektor usaha yang yang paling terdampak akibat pandemi Covid-19, khususnya pariwisata di Bali.

Dampak dari pandemi Covid-19 terlihat pada penurunan jumlah kunjungan wisatawan luar negeri dan dalam negeri ke provinsi.

"Sektor pariwisata memang sektor yang terdampak ketika pandemi Covid-19, tetapi dengan pemerintah pusat yang selalu menempatkan Bali sebagai tempat pertemuan, perekonomian di sektor pariwisata yang ada di Bali ini dapat bangkit lagi," pungkasnya.

 Baca juga: Lobi-lobi Sri Mulyani Lewat 100 Pertemuan buat Pertahankan Keutuhan G20


Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada Juli 2022, melonjak hingga 6.396 persen secara tahunan atau 38,08 persen secara bulanan.

Kepala BPS Margo Yuwono mengatakan, jumlah kunjungan wisman pada Juli 2022 mencapai 477.000 kunjungan. Capaian ini menjadi yang tertinggi selama pandemi Covid-19.

"Ini tertinggi sejak periode awal pandemi. Jadi ini kabar yang menggembirakan," ujarnya saat konferensi pers, Kamis (1/9/2022).

Dengan demikian, selama Januari-Juli 2022 jumlah kunjungan wisman ke Indonesia mencapai 1.220.180 kunjungan, mengalami kenaikan 1.434 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Baca juga: Pemerintah Ingin Usung Konsep Bali Kompendium Saat KTT G20, Apa Itu?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengenal APBN: Pengertian, Tujuan, Fungsi, dan Strukturnya

Mengenal APBN: Pengertian, Tujuan, Fungsi, dan Strukturnya

Earn Smart
Apa Itu Pegadaian: Pengertian, Jenis Usaha, dan Sejarah Berdirinya

Apa Itu Pegadaian: Pengertian, Jenis Usaha, dan Sejarah Berdirinya

Whats New
Dapat Tambahan Pasokan Gas Bumi dari JTB, Petrokimia Gresik: Ini Menjadi Sangat Penting

Dapat Tambahan Pasokan Gas Bumi dari JTB, Petrokimia Gresik: Ini Menjadi Sangat Penting

Rilis
IHII: Revisi UU BPJS di RUU Kesehatan Sangat Mengkhawatirkan

IHII: Revisi UU BPJS di RUU Kesehatan Sangat Mengkhawatirkan

Whats New
Luhut Sebut Insentif Motor Listrik Rp 7 Juta, Sri Mulyani Bakal Bahas dengan DPR

Luhut Sebut Insentif Motor Listrik Rp 7 Juta, Sri Mulyani Bakal Bahas dengan DPR

Whats New
Fasilitas Pengelolaan Limbah B3 dan Non B3 Kini Hadir di Lamongan

Fasilitas Pengelolaan Limbah B3 dan Non B3 Kini Hadir di Lamongan

Whats New
Pangkas 3.414 Nomenklatur Jabatan Pelaksana, Menteri PANRB: Biar Lebih Lincah dan Tidak Rumit

Pangkas 3.414 Nomenklatur Jabatan Pelaksana, Menteri PANRB: Biar Lebih Lincah dan Tidak Rumit

Whats New
Bos Samsung Indonesia Curhat ke Sri Mulyani, Khawatir Dampak Resesi

Bos Samsung Indonesia Curhat ke Sri Mulyani, Khawatir Dampak Resesi

Whats New
Atasi Pengangguran, Kemenaker Pertemukan Langsung 250 Pencari Kerja dengan Pengusaha

Atasi Pengangguran, Kemenaker Pertemukan Langsung 250 Pencari Kerja dengan Pengusaha

Rilis
Selama Sepekan, Modal Asing Masuk RI Capai Rp 4,42 Triliun

Selama Sepekan, Modal Asing Masuk RI Capai Rp 4,42 Triliun

Whats New
Ada Gejolak Bunga Kredit, Masyarakat Bakal Tunda Lagi Beli Rumah?

Ada Gejolak Bunga Kredit, Masyarakat Bakal Tunda Lagi Beli Rumah?

Whats New
Harga Cabai Tinggi, BI Perkirakan Inflasi Januari 2022 Capai 0,39 Persen

Harga Cabai Tinggi, BI Perkirakan Inflasi Januari 2022 Capai 0,39 Persen

Whats New
Bos KSP Indosurya Divonis Bebas, Mahfud MD: Kami Lakukan Kasasi

Bos KSP Indosurya Divonis Bebas, Mahfud MD: Kami Lakukan Kasasi

Whats New
Komisaris Independen Wika Beton Jadi Saksi Kasus Suap MA, Manajemen Buka Suara

Komisaris Independen Wika Beton Jadi Saksi Kasus Suap MA, Manajemen Buka Suara

Whats New
Kemenag Rilis 108 Lembaga Pengelola Zakat Ilegal, Ini Daftarnya

Kemenag Rilis 108 Lembaga Pengelola Zakat Ilegal, Ini Daftarnya

Earn Smart
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+