KOMPAS.com – Perusahaan layanan transaksi keuangan gabungan Goldgram dan Bank Pembiayaan Rakyat (BPR) Syariah Attaqwa, iBank, menerima jasa pembuatan kartu kredit dan debit berbahan emas dan perak. Hal ini dilakukan sebagai respons terhadap peningkatan penggunaan kartu kredit oleh nasabah sekaligus pilihan instrumen investasi.
“Dengan demikian, pemiliknya dapat menikmati tiga fungsi sekaligus, yaitu kartu kredit, investasi, dan memenuhi kebutuhan gaya hidup (lifestyle) yang eksklusif,” ujar pemegang saham pengendali iBank, Arie Indra Manurung, dalam rilis yang diterima Kompas.com, Senin (20/3/2023).
Sebagai informasi, Bank Indonesia (BI) mencatat, jumlah kartu kredit yang beredar di Indonesia mencapai 16,58 juta unit pada Juni 2022. Jumlah tersebut naik 0,84 persen dibandingkan pada Juni 2021 sebesar 16,56 juta kartu kredit. Inilah yang mendasari pihak iBank melakukan terobosan tersebut.
Arie menjelaskan, kartu emas produksinya memiliki berat 55 gram solid batangan tanpa patri dengan kadar emas 75 persen berukuran 85 milimeter (mm) x 54 mm dan tebal 0,8 mm.
Adapun harga jual kartu adalah Rp 53 juta per Jumat (17/3/2023) mengikuti harga emas fisik.
Sementara itu, ada pula kartu berbahan emas edisi khusus dengan penambahan berlian natural dengan harga Rp 100 juta.
“Untuk setiap harga kartu logam akan terus berubah mengikuti harga pasaran emas,” tambah Arie.
Sementara itu, kartu perak yang dicampur dengan logam paladium mencapai total berat 40 gram dengan kadar 92,5 persen. Sekeping kartu perak itu saat ini dilepas pada harga Rp 3 juta per Jumat, termasuk biaya pembuatan kartu tersebut.
Seperti diketahui, paladium atau di Indonesia dikenal dengan emas putih menjadi salah satu logam mulia yang selalu menarik perhatian. Harganya juga cenderung mengalami kenaikan dari waktu ke waktu.
Sebagai gambaran, pada 2019 awal, paladium dijual pada kisaran harga 1.200 dollar AS per ons. Lalu, pada Maret 2019, harga bergerak mencapai 1.600 dollar AS per ons. Sementara, saat ini, harganya berada di kisaran 2.000 dollar AS per ons atau Rp28 juta-an.
Artinya, paladium kini dijual pada kisaran harga Rp 1 juta per gram atau lebih tinggi daripada harga emas murni di pasaran dan melampaui harga emas.
Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!
Syarat & KetentuanPeriksa kembali dan lengkapi data dirimu.
Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.
Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.